Entah apa yang sedang direncanakan oleh Tuhan untuk hidup g. Belakangan ini beneran tindakanNya makin aneh bgd. Mulai dari tanggal 15 Agustus 2016 lalu, Dia menunjukkan g sesuatu hal yang amat sulit dieprcaya dan baru kali itu g merasa amat sangat sedih atas apa yang g perjuangkan selama ini. Kecewa mungkin tepatnya tapi sedihlah yang menjadi responnya. Lalu tanggal 16 Agustus, keanehan berlanjut, entah gimana caranya tiba-tiba g jatoh dan menabrak entah apa g juga ga tahu, yang g tahu adalah setelahnya g ada di atas kasur dengan hidup dan kelopak mata yang berdarah-darah, sampe hari ini masih begitu kondisinya, ya udah agak baikan sih.

Ngga berhenti sampai disitu, tanggal 17 Agustus, HP g kesirem air. Bukan baru sehari atau 2 hari punya HP itu dan bukan baru sekali atau dua kali dibawa ke toilet, entah kenapa hari itu dia bisa kesirem. Matilah layarnya karena kemasukan air, ngga bisa diapa2in, bahkan pas awal dia bergetar hebat kalau g nyalain. Asli sedih minta ampun karena g ga da backup HP sama sekali.

Tanggal 18 Agustus, kembali berlanjut. Entah gimana, hal yang udah closed diungkit kembali oleh klien g dan dia marah-marah tanpa sebab. Senior g dan CCIE yang juga tahu hal itu langsung ngomel ke g karena g ga menghubungi balik si klien, ya gimana cara coba ngehubunginnya orang HP g mati dan ngga bisa diapa2in lagi. Nomornya juga g ga tahu dan yang paling rese sebenernya adalah kenapa tuh klien ga bilang langsung sama g, kenapa harus lewat orang lain yang mana akan nambah panjang aja cerita kasus yang sesungguhnya udah solved.

Jumat, 19 Agustus 2016, HP nya dibenerin, katanya tunggu sampe senin dan keliatannya tokonya cukup yakin untuk bisa benerin menurut ginger. Ya sudahlah waktunya menunggu dan berdoa. Hari ini masih lumayan baik sih, cuma kalau mau dihitung sebagai keanehan, ya bukan juga sih. Ini hanya cobaan atau apa ya, ngga tahu juga bilangnya. Jadi project g saat ini tuh salesnya sama, dan dia itu ternyata campur tangan bgd sama semua pekerjaan yang ada, bahkan porsi g pun diambil sama dia. Mulai rada gerah sebenernya tapi ya udahlah ambil sisi baiknya aja kalau ternyata ada backup.

Sabtu pagi, kembali g muter-muter kepalanya, untung aja ngga jatoh kya waktu tanggal 16 Agustus lalu. huft, what is wrong with me? hiks
Minggu semua masih berjalan baik dan lancar walau kembali sendiri di kids karena bou ngga ada, dia sakit. Masih oke sampe sore kyanya.

Senin, 22 Agustus, ini berasa sebagai hari menyenangkan sekali karena ginger berkorban luar biasa untuk mencarikan HP baru dan juga beliin :D dia bolak balik roxy buat membantu menyelesaikan 50% masalah g menurut dia dengan membelikan HP baru. Yeaaayy seneng sama HPnya, dapet harga yang murah juga untuk spec yang cukup luar biasa. Namun, bencana kembali datang saat sorenya. Emang sih g pengen bgd pergi karena g seneng jalan-jalan tapi udah g pendem dalem-dalem sejak Belitung dulu. Harapan g cuma dari seminar aja skrng. Tapi kenapa Tuhan membiarkan g mendapatkan telp itu. Telp tentang kesempatan untuk pergi dan bukan hanya kota yang deket, melainkan salah satu kota yang g pengen pergi karena g suka dengan icon nya. Ya Tuhan, kenapa?:(


Kalau Tuhan tahu bahwa aq ngga akan pernah bisa pergi, kenapa Tuhan harus membuat aq mendapatkan kesempatan itu, asli rasanya sedih bgd dan pengen bgd marah :(

Sekarang tinggalah aq sendiri, sedih meratapi semuanya :(
Tunjukkanlah mauMu Tuhan.
Buatlah aq sabar
Buatlah aq mengerti
aq mau belajar...walaupun amat sakit..
sakit bgd..
Read More..
Posted by fronita Labels: ,
Bulan lalu g sempet nulis tentang jalan sulit menuju PMP yang menceritakan tentang anehnya pengalaman g soal ngga bisa ujian karena perkara nama g yang cuma satu kata. Setelah menyerahkan kasusnya kepada pihak PMI Indonesia, g sedikit merasa lega dan berpikir kalau akan ada jawaban dan pencerahan. Sampai hari ini sesungguhnya belum ada kemajuan tentang kasus g ini, semua diam di tempat. Email-email g ke PMI pun cuma dijawab alakadarnya dan hanya menuju pada satu jawaban kalau itu g yang salah. Jujur g sih udah sedikit menyerah dan hanya berharap bisa ulangi dan bisa berhasil aja.

Tapi waktu berjalan dan pembayaran yang lalu sudah keluar tagihannya. Jujur, g tahu kalau g ga layak untuk claim ini karena kan g ga ujian, g hanya terkesan membuang uang saja. Tapi ya ngga ada salahnya g mencoba untuk bertanya pada bos g dan jawaban dia pun masih netral, dia mau nanya sama BOD. Beberapa hari kemudia dia kasih jawaban kalau boleh diklaim. Sempet sih g bilang kalau emang nantinya ngga boleh ya g akan balikin uangnya. Yang skrng hanya biar ga mentok sama peraturan di kantor aja yang bilang klaim cuma boleh 1 bulan sebelumnya aja, kalau lewat ya ngga boleh diklaim.


Oke, berjalan baik menurut pemikiran g dan g melakukan submit claim seperti biasa. Semua lancar, itu yang ada di kepala g. Tapi beberapa hari kemudia, claim nya dibalikin sama finance, katanya g harus pakai aplikasi, bukan manual lagi, oke. Trus ada note sih kalau dia minta form ujian. Hmmm g akan bilang kalau emang ngga ada formnya. Submitlah g tanpa form itu dan ternyata keterangan g ga dianggap, ditolak lagi. Dan kali ini malah sampe bawa-bawa HRD buat buktiin kalau g emang beneran ujian yang disuruh sama kantor. huft :(

Email-emailan cukup alot dan g juga ga nemu form yang pernah g ajuin dulu ke hrd. Itu form training doang pula bukan form ujian. Tapi g coba email aja dulu dan bilang sama finance dan HRD bener apa ngga kalau form yang dimaksud yang itu, syukurnya mereka bilang oke tapi ya g harus ulangi dari awal untuk submit ulang, print, minta ttd dan lainnya. hmmmm ini kyanya susah aja ya jalannya, sana tolak sini tolak :(

Ya Tuhan, semoga ada pelajaran baik dibalik semuanya. Dan pastinya sih akan ada pelajaran baiknya. Ajar aq mengerti dan paham ya Tuhan :)
Read More..
Posted by fronita Labels: ,

Pas abis selesai nonton filmnya, g sempet protes kalau filmnya ga sesuai sama bukunya. g bilang sama ginger kalau dibuku ceritanya ngga bgtu. ginger sih senyum2 aja, dia blg emang kya apa harusnya?trus g blg ya udh tar aq baca lagi trus bsk aq ceritain. sampe rumah g nyari2 bukunya dan langsung g baca cepet dan bener aja kalau ceritanya beda. emang sih ga semuanya beda tapi ya emang ga sama juga sama di buku. besoknya g cerita ke ginher dan dia bilang kalau emang bgtu, itu namanya bagus. kalau plek2 sama kya buku ya itu namanya bukan bikin film tapi cuma visualisasikan aja apa yang udh ada tulisannya. hmmmm bener juga yaaa.

Setelah g pikir2 ya bener juga sih, ga mungkin raditya dika bakal nyeritain kisah yang sama dengan latar belakang yang kya di buku pastinya susah dan udh ga update. Jadi kalau dibuku tuh Dika putus sama pacarnya karena LDR walaupun alasannya sama yaitu karena si cewek menemukan cowok baru yang dianggap bisa menggantikan Dika. di filmnya sih lebih sadis dimana mereka udh mau nikah trus akhirnya putus dengan alasan yang sama.


Cuma ada 2 kisah dalam film ini dan semuanya bertema patah hati. yang satunya adalah tentang cewek bernama Trisna yang patah hati bgd karena cowoknya ngga bisa menuhin satu2nya janji yang pernah diucapin yaitu janji untuk ngga ninggalin dia karena akhirnya cowoknya justru ninggalin dia untuk selama-lamanya. Cowoknya meninggal.

Pesan dalam film ini berasal dari sebuah lukisan tentang seekor koala kumal yang dulu tinggal di sebuah hutan lalu dia pergi dan ketika dia kembali, hutannya udh ngga sama denhan yang dulu dia pernah tinggal dan dia merasa asing dan ngga kenal lagi. bgtu pula yanh dirasakan oleh Dika saat ceweknya yang dulu mutusin dia demi org lain lalu kini kembali kepada dia karena merasa org lain itu ga oke, udh ngga bisa lagi karena mereka udh bukan lagi org yang sama.
Read More..
Posted by fronita saputra Labels:

Waktu pertama kali nonton film ini, yang ada di kepala g adalah Papa. Pengen bgd nonton film ini karena pengen tahu ceritanya gimana dan pengen sambil mengenang Papa sebenernya. Tapi bener kata ginger kalau secara garis besar, filmnya ngga oke ditambah ada beberapa hal yang ngga sesuai terutama untuk orang-orang kya ginger.

Kalau kalian nonton trailernya, kalian akan tahu ceritanya tentang apa. Nah yang mau g garis bawahi adalah perihal usaha bapaknya untuk tetap ada bagi anak-anak dan istrinya. Memang benar seperti yang dia bilang kalau dia itu membuat semuanya karena dia masih belum rela untuk dipaksa berpisah dengan anak-anak dan istrinya. Tapi yang keren ya usahanya untuk memberitahukan semua yang dia tahu tentang hidup, tentang banyak hal yang mungkin akan dialami oleh anak-anak dan istrinya nanti dan memberikan tips atau saran dan nasehatnya pada mereka.

Bagian yang menurut ginger kurang oke adalah saat di Satya dan istrinya bertengkar. Ginger ngga setuju kalau Satya yang berjuang untuk mendapatkan istrinya kembali sedangkan si istri dengan mudahnya meninggalkan anak-anaknya hanya karena bertengkar dengan suaminya, padahal dia baru saja kehilangan anak-anaknya karena ngga berhasil menjaganya sehingga sempat diculik. Dan dia juga sudah melanggal perintah suaminya untuk tidak bekerja. Padahal dalam agama islam, melanggar perintah suami itu dosa loh. Hal itu tidak ditunjukkan dalam film ini. Mereka hanya menunjukkan bagaimana si suami menyesal tapi dari sisi si istri tidak ditunjukkan. Kurang aja sih, begitu menurut ginger.


Untuk hidupnya Saka, sudah cukup oke. Prinsipnya yang ingin membuat dirinya menjadi sempurna dan baik terlebih dahulu baru mau menjalin hubungan dengan orang lain. Menjalin hubungan pun bukan untuk membuat menjadi sempurna tapi keduanya harus sama-sama berjuang untuk mempertahankan hubungan tersebut. Deva Mahendra oke bgd memerankan jadi Saka tapi agak terlalu berlebihan pada saat dia terlalu terlihat bodoh saat dia gugup di hadapan cewek yang dia mulai kagumi hanya lewat sepatunya.

Pesan yang paling diingat dan dicengin ginger terus adalah pesan soal rencana, rencana dan rencana. Jadi dalam hidup, kita mesti punya rencana untuk masa depan. Semua harus direncanakan dengan baik tapiiii jangan melupakan masa kini. Jangan melupakan masa sekarang, masa bersama dengan orang-orang yang disayangi dan orang yang sayang sama kita. Percuma kalau yang didepan sana tersusun baik tapi yang justru di depan mata berantakan, mau menjalani yang didepan sana sama siapa kalau ngga ada yang bertahan bersama sampai di masa depan itu tiba.

So, tetep #RinduAyah
Read More..
Posted by fronita saputra Labels:

Waktu pertama kali liat iklannya, g semangat bgd pengen nonton film ini karena g udah nonton ketiga film Jason Bourne semuanya termasuk film Bourne Legacy yang ceritanya mau buat orang yang menurunkan karakter Jason Bourne. Tapi ngga berhasil kyanya, makanya mereka buat lagi deh Jason Bourne beneran dan Matt Damon lagi yang main. Awalnya g mikir ini akan jadi akhir dari film Jason Bourne, bakal bikin ending yang ya entah gimana gitu tapi ya diakhiri gtu eh nyatanya tidak. Dalam film ini kita disajikan sama seperti film Bourne sebelumnya. Hanya sekelumit kisah Bourne yang berakhir kembali dengan pertanyaan kapan akhirnya.

Kalau g meneliti sih, kyanya emang mereka bikin polanya begitu sih. Ada orang baru di CIA yang kemudian tahu tentang Treadstone lalu berusaha pengen tahu apa itu dan kemudian dihalangi oleh orang lama yang tahu tentang Treadstone biar ngga kena susah atas apa yang udah dia lakukan sebelumnya. Ketika ada sesuatu kasus muncul, mulailah Bourne yang dibusukkin, yang dijadikan kambing hitam sehingga si orang baru akhirnya mendium adanya keanehan lalu membela Bourne dan si orang lama mati lalu si orang baru akan membuat Bourne kembali bebas karena memang tidak menemukan kesalahan dari si Bourne. Hal itu juga yang kembali g liat di film ini.


Menurut g kalau mereka begitu terus sih lama kelamaan jadi ngga seru. Memang sih secara aksi, Matt Damon tetep keren kya dulu walau udah keliatan tuanya. Gerakannya sih masih oke namun mukanya beneran keliatan udah tuanya. Tahun depan mungkin harusnya diganti kali walaupun ada resiko bakalan ngga laku hehe.

Tambahan cerita dalam film ini adalah tentang alasan kenapa dulu Bourne mau ikutan program Treadstone. Ternyata ada penipuan dalam perekrutannya. Bapaknya dibunuh di depan matanya dan diberitahukan oleh CIA kalau Bapaknya dibunuh oleh teroris, itulah alasannya dia menjadi volunteer untuk program treadstone yang merupakan awal dari semua bencana yang ada dalam hidupnya. Di film ini, Bourne berhasil membunuh pembunuh bapaknya walaupun niat awalnya dia cuma mau tanya kenapa bapaknya nyuruh orang buat ngawasin dia sekalipun lagi sedang bertemu sama bapaknya sendiri.

Jadi, ya ini masih film Jason Bourne yang sama dengan yang dulu yang dipenuhi ketegangan sepanjang film dengan gaya Bourne yang sama. Tambahannya ada seorang cewek namanya Heather Lee yang keliatannya oke dan baik tapi ternyata ambisius juga dan mau menguasai semuanya termasuk Bourne sendiri.
Read More..
Posted by fronita saputra Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates