Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.

Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”

Tuhan menjawab:
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"
“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”

Malaikat itu takjub. “Hanya dengan dua tangan? ....impossible!“
Dan itu model standard?!
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.

Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari dan tetap tegar setelah semuanya sakit dan tak berdaya”.

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu. “Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa yang tidak bisa dikerjakan oleh seorang lelakipun.“

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.

Tuhan menjawab: “Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."

Malaikat itu menyentuh dagunya....
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN

“Untuk apa?”, tanya malaikat

TUHAN melanjutkan: Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”

“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"



Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki.
Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Cintanya tanpa syarat.

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:

Dia lupa betapa berharganya dia...............................

Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Rabu, 27 Januari 2010
Bacaan : Lukas 19:1-10
Setahun: Keluaran 16-18; Matius 18:1-20
Nats: Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia
tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek (Lukas
19:3)
Judul:
TATAPAN MATA

Mata adalah jendela hati," kata penyair Kahlil Gibran. Dari pancaran
mata dan cara orang melihat kita, sedikit banyak dapat dibaca apa
pandangan orang itu tentang kita. Ada mata licik penuh selidik; ada
mata haru penuh rasa terima kasih; ada mata sinis penuh prasangka;
ada mata teduh penuh belas kasih; ada mata bercahaya penuh respek;
ada mata yang menyorotkan penghinaan. Sorot pandangan mata
mencerminkan seberapa tinggi atau rendah orang menilai sesamanya.

Lukas menyebut Zakheus berbadan pendek (ayat 3). Memang secara fisik
begitu, tetapi sebenarnya maknanya lebih dari itu. Memang kebanyakan
orang dewasa menatapnya dengan menunduk sebab badannya pendek. Namun,
itu juga cerminan kedudukan sosial dan moralnya di mata orang.
Begitulah penilaian banyak orang kepadanya sebagai kepala pemungut
cukai. "Pendek" alias rendah. Banyak mata memancarkan tatapan
"merendahkan" dia. Namun, hari itu sungguh istimewa. Lukas
menggambarkannya secara dramatis: ada orang yang memandang Zakheus
dengan mendongak! Zakheus dipandang "tinggi" sebab ia sedang berada
di atas pohon. Dan dengan pancaran mata bersahabat, Seseorang
menawarkan diri untuk singgah di rumahnya (ayat 5). Orang itu Yesus.
Dan pada hari itulah Zakheus berubah!

Semua orang memerlukan tatapan mata sejuk bersahabat. Dunia
sekeliling kita sudah penuh dengan tatapan negatif: prasangka buruk,
sinis, menantang, mengolok, menuduh, dan membenci. Jika kita ingin
berbeda karena iman kita, berikanlah tatapan mata seperti yang Yesus
berikan kepada Zakheus. Siapa tahu ada orang yang hidupnya bakal
berubah karenanya --PAD

Satu tatapan mata yang bersahabat lebih bermakna

daripada seribu tatapan mata penuh penghakiman


Lukas 19:1-10

1. Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi
kota itu.
2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai,
dan ia seorang yang kaya.
3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia
tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat
pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan
berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus
menumpang di rumahmu."
6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut,
katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan,
setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan
sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan
kukembalikan empat kali lipat."
9 Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan
kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan
yang hilang."
Read More..
Posted by fronita Labels:
Monday, January 25, 2010 at 9:37 AM | 0 comments
Tanggal: Senin, 25 Januari 2010
Bacaan : Matius 5:43-48
Setahun: Keluaran 12-13; Matius 16
Nats: Karena itu, haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di
surga sempurna (Matius 5:48)
Judul:
SEMPURNA

Seorang teman saya dinasihati agar belajar untuk bersikap dewasa. Apa
yang ia lakukan? Jika ditanyai berapa umurnya, ia menyebutkan angka
yang membuat dirinya dua-tiga tahun lebih tua. Ia juga suka berlagak
menasihati teman-teman lain yang sebaya atau malah sebenarnya lebih
tua darinya.

Pengertian yang keliru menghasilkan tindakan yang keliru. Kita
mungkin juga bingung ketika diperintahkan untuk menjadi sempurna
seperti Bapa di surga. Apakah itu berarti kita harus kebal terhadap
kesalahan dan kegagalan?

Sempurna, atau bahasa Yunaninya teleios, berarti dewasa, matang,
sudah mencapai tujuan, lengkap, utuh. Kathleen Norris dalam buku
Amazing Grace menguraikan arti kesempurnaan secara menarik. Ia
menulis, "Kesempurnaan, dalam pengertian kristiani, berarti menjadi
cukup dewasa, sehingga kita mampu memberikan diri kita kepada orang
lain. Apa pun yang kita miliki, tidak peduli betapa pun kecil
tampaknya hal itu, adalah sesuatu yang dapat kita bagikan dengan
mereka yang lebih miskin. Kesempurnaan semacam ini menuntut kita
untuk menjadi diri kita sepenuhnya sebagaimana ditetapkan oleh Allah:
dewasa, matang, utuh, siap menanggung apa saja yang menimpa hidup
kita."

Untuk menjadi sempurna, kita tidak perlu bertingkah aneh seperti
teman saya tadi. Bapa kita di surga meneladankan kesempurnaan dengan
memberkati orang yang baik dan juga orang yang jahat. Kita pun dapat
menjadi sempurna dengan belajar mengasihi tanpa pandang bulu dan
bersikap lebih sabar terhadap orang lain --ARS

KESEMPURNAAN BUKANLAH KEADAAN YANG TANPA CACAT CELA
MELAINKAN SIKAP HATI YANG RELA BERBAGI DENGAN SIAPA SAJA

Matius 5:43-48

43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan
bencilah musuhmu.
44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah
bagi mereka yang menganiaya kamu.
45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang
di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan
orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan
orang yang tidak benar.
46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah
upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada
saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang
lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat
demikian?
48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang
di sorga adalah sempurna."
Read More..
Posted by fronita Labels:
Stroke Bisa Menyerang Anak-anak

Vera Farah Bararah - detikHealth



New York, Siapa bilang stroke hanya bisa dialami orang dewasa atau lanjut usia saja? Stroke juga bisa dialami oleh anak-anak salah satunya adalah Jared Dienst, bocah laki-laki berumur 7 tahun yang didiagnosis mengalami stroke.

Awalnya Jared terjatuh di sebuah taman bermain St. Catherine’s Park, Manhattan sambil memegang kepalanya pada tanggal 23 Juni 2008. Sebelum terjatuh Jared sempat bilang ke ibunya bahwa kepalanya sakit, setelah sang ibu memberinya air putih Jared langsung kembali bermain dan menolak untuk beristirahat.

Saat jatuh tersebut Jared langsung tidak bisa berjalan dan nada bicaranya menjadi tidak jelas. Jared mengalami kesulitan dalam menggerakkan lengan kirinya. Ketika dibawa ke rumah sakit dokter mengira Jared mengalami kejang dan menyarankan untuk melakukan CT scan, MRI kemudian dokter melakukan observasi selama satu malam.

Keesokan harinya Dr Barry E. Kosofsky dari bagian neurologi anak menunjukkan hasil scan yang memperlihatkan adanya bagian kecil dari otak yang mengalami kerusakan. Hal ini disebut dengan ischemic stroke, kerusakan ini kemungkinan disebabkan oleh adanya gumpalan darah di otak.

"Saya sangat kaget mendengarnya, karena jujur saja saya dan istri belum pernah mendengar stroke pada anak-anak," ujar Jonathan Dienst sang ayah, seperti dikutip dari New York Times, Kamis (21/1/2010).

Dua hari sebelum kejadian, Jared masih menjadi anak yang bahagia. Anak kelas 2 sekolah dasar itu punya badan atletis, tampan dan senang bermain baseball dan bola basket di taman. Sekarang ia tidak bisa berjalan, tidak lancar berbicara bahkan ia harus berjuang untuk sekedar mengingat apa warna gudang dirumahnya.

Dr Packard dan Dr Kosofsky menuturkan butuh waktu untuk membantu proses penyembuhan Jared, seiring jalannya waktu otak Jared bisa beradaptasi dan memperbaiki kondisi. "Kebanyakan anak-anak bisa mendapatkan kesembuhan setelah terkena stroke, beberapa diantaranya sembuh total tapi ada juga yang mengalami cacat," ujar Dr Packard.

Empat hari setelah terkena stroke, Jared sudah menunjukkan kemajuan seperti dapat memegang hidung dengan tangan kanannya meskipun masih gagal untuk tangan kiri. Karena perkembangan tersebut, dokter kemudian menyarankan Jared untuk mengikuti proses terapi.

Memasuki Februari 2009, Jared semakin menunjukkan kemajuan. Dokter telah memperbolehkannya melakukan aktivitas ringan seperti bersepeda atau berenang. Hingga akhirnya pada September 2009, Jared telah diperbolehkan bermain basket kembali.

Dr Rebecca N. Ichord, direktur program stroke anak-anak di Children’s Hospital of Philadelphia, mengungkapkan stroke adalah penyebab kematian keenam pada anak-anak. Meskipun jarang, tapi penyakit ini bisa mempengaruhi ribuan bayi atau anak-anak setiap tahunnya.

Sampai saat ini dokter belum mengetahui dengan pasti apa penyebabnya, tapi dokter menyarankan agar orangtua lebih cermat dan waspada dalam memperhatikan tingkah laku anaknya.



Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Kamis, 21 Januari 2010
Bacaan : Amsal 6:20-24
Setahun: Keluaran 1-3; Matius 14:1-21
Nats: Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah
menyia-nyiakan ajaran ibumu (Amsal 6:20)
Judul:
NASIHAT

Seorang gadis Indonesia berpacaran dengan pria Belanda, lewat situs
jodoh di internet. Usia si gadis 25 tahun. Pacarnya 55 tahun. Karena
sudah dua kali bercerai, si pria "tidak lagi percaya pada
pernikahan." Jadi si gadis diminta hidup bersamanya tanpa menikah.
Alasannya? "Pernikahan hanya status. Hanya selembar kertas. Tak
menjamin kebahagiaan kita." Sang gadis setuju, karena lagi
tergila-gila. Keberatan dari orangtuanya dianggap kuno. Nasihat dari
teman-teman gereja dan pendeta tak digubris. "Saya sudah berdoa!"
katanya. "Saya yakin Tuhan menjodohkan saya dengan belahan jiwa saya
itu."

Saat seseorang berambisi mencapai sesuatu, biasanya ia buta. Tak
dapat menilai dengan objektif; tak mampu membaca kehendak Tuhan. Saat
itulah ia perlu mendengar nasihat orangtua atau mereka yang dewasa
rohani. Nasihat mereka harus dipelihara, tidak disia-siakan, sebab
Tuhan kerap menyatakan kehendak-Nya melalui mereka. Tuhan bisa juga
memakai penilaian bijak mereka untuk menerangi jalan seseorang.
Penulis Amsal menggambarkan nasihat mereka ibarat pelita atau cahaya
yang menerangi kebutaan diri. Melindungi orang dari bahaya mengambil
jalan yang salah.

Apakah Anda sedang bergumul untuk mengambil keputusan penting? Apakah
Anda sedang mencari kehendak Tuhan? Selain berdoa dan bergumul secara
pribadi, bukalah telinga dan hati bagi pendapat orang lain. Mintalah
nasihat orangtua, juga orang kristiani lain yang mengenal Anda dengan
baik. Pengalaman dan pergumulan mereka dengan Tuhan bisa memberi Anda
nasihat bijak. Memang tidak setiap nasihat mereka dapat disamakan
dengan kehendak Tuhan. Namun, nasihat mereka tak dapat diabaikan --JTI

BANYAK ORANG MEMBERI NASIHAT
NAMUN HANYA ORANG BIJAK YANG BISA MEMANFAATKANNYA


Amsal 6:20-24

20. Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah
menyia-nyiakan ajaran ibumu.
21 Tambatkanlah senantiasa semuanya itu pada hatimu,
kalungkanlah pada lehermu.
22 Jikalau engkau berjalan, engkau akan dipimpinnya, jikalau
engkau berbaring, engkau akan dijaganya, jikalau engkau bangun,
engkau akan disapanya.
23 Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan
teguran yang mendidik itu jalan kehidupan,
24 yang melindungi engkau terhadap perempuan jahat, terhadap
kelicikan lidah perempuan asing.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Wednesday, January 20, 2010 at 8:55 AM | 0 comments
Tanggal: Rabu, 20 Januari 2010
Bacaan : Roma 11:36-12:1
Setahun: Kejadian 49-50; Matius 13:31-58
Nats: Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang
hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: Itulah ibadahmu
yang sejati (Roma 12:1)
Judul:
DUA JENIS KEMATIAN

Urip Ariyanto alias Mbah Surip, yang terkenal dengan lagunya Tak
Gendong, meninggal dunia. Sangat mendadak. Usianya belum genap enam
puluh tahun. Ia juga tengah populer-populernya. Diduga karena
serangan jantung. Masyarakat pun terkaget-kaget. Bahkan ada yang
awalnya tidak percaya. Dokter Ari Fahrial Syam, pakar medis dari
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia, seperti dikutip koran Kompas, berujar, "Pengalaman dari
artis dan seniman kita, termasuk yang terjadi pada almarhum Mbah
Surip, membuktikan, akumulasi antara kelelahan, kurang tidur, banyak
mengonsumsi kopi, dan merokok terus-menerus, mencetuskan terjadinya
gangguan akut pada tubuh, di antaranya serangan jantung yang
berakibat fatal."

Umur manusia memang ada di tangan Tuhan, tetapi dalam banyak kasus
kematian sebetulnya manusia juga punya andil. Bisa dikatakan kematian
itu ada dua jenis. Ada kematian yang terjadi di luar kendali kita.
Misalnya karena faktor usia lanjut, kecelakaan, atau bencana alam.
Ada juga kematian yang terjadi, atau dipercepat, karena ulah kita
sendiri, entah karena gaya hidup yang sembarangan, atau karena pola
makan yang serampangan.

Oleh sebab itu, betapa pentingnya kita menjaga tubuh. Bukan saja
supaya tubuh kita sehat walafiat, melainkan juga karena itu adalah
bagian dari ibadah kita kepada Tuhan. Sebab segala sesuatu -- termasuk
tentunya tubuh kita, adalah dari Tuhan. Maka, sudah sepatutnyalah
kita pun mengembalikannya untuk kemuliaan Tuhan. Kiranya Tuhan
memberi kita kebijaksanaan untuk hidup sehat; bukan hanya secara
rohani, melainkan juga secara jasmani --AYA

MENJAGA KESEHATAN TUBUH ADALAH BAGIAN DARI
IBADAH KITA KEPADA TUHAN

Roma 11:36-12:1

36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan
kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Roma 12:1

1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku
menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai
persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada
Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Read More..
Posted by fronita Labels:
dapet dari email temen...semoga bermanfaat

MODUS KRIMINAL BARU: KARTU NAMA (BURUN DANGA)
Harap Dibaca dan Mohon Berhati-hatilah



Seorang pria menghampiri seorang wanita yang sedang mengisi bensin dan menawarkan jasanya sebagai pengecat serta memberikan kartu namanya. Wanita itu menolaknya namun menerima kartu nama tersebut karena sopan santun. Pria tersebut kemudian masuk ke sebuah mobil yang dikemudikan pria lain.


Pada saat wanita itu meninggalkan Pompa Bensin, dia melihat bahwa pria tersebut juga meninggalkan pompa bensin tersebut pada saat yang bersamaan.

Hampir seketika, wanita tersebut merasa pusing dan kesulitan untuk bernapas. Dia mencoba untuk membuka jendela mobil dan kemudian menyadari bahwa bau tersebut berasal dari tangannya. Tangan yang sama dengan tangan yang ia gunakan pada saat menerima kartu nama dari pria di Pom Bensin tersebut.

Wanita tersebut menyadari bahwa pria di pom bensin tersebut berada tepat dibelakang mobilnya dan ia merasa harus melakukan sesuatu pada saat itu juga. Wanita itu kemudian menepi ke jalan masuk rumah yang pertama ia temui dan memencet klakson mobilnya berulang-ulang untuk meminta tolong.

Laki-laki yang membuntuti wanita tersebut kemudian melarikan diri tapi wanita tersebut masih merasa sangat pusing setelah beberapa menit sampai akhirnya dia dapat bernapas dengan normal. Sepertinya ada sesuatu yang terdapat pada kartu nama tersebut yang dapat menyakitinya.

Obat ini disebut dengan "Burun Danga" dan ini digunakan oleh orang yang ingin melumpuhkan korbannya untuk mencuri dari korban tersebut atau memanfaatkannya.

Obat ini empat kali lipat lebih ampuh dari date rape drug (sorry ga ketemu terjemahan yang pas) dan dapat ditransfer kepada korban dengan sebuah kartu yang sederhana.

Jadi harap untuk memperhatikan hal ini dan jangan menerima kartu pada saat anda sendiri atau di jalanan. Ini juga berlaku untuk orang yang tak dikenal yang datang ke rumah anda dan memberikan kartu nama pada saat menawarkan jasa mereka.

Mohon kirim e-mail ini untuk memperingati semua wanita, atau bahkan pria yang anda kenal.

(fr.ek.mly)

* * * * *



NYARIS
(Sebuah pengalaman di Carefour)


Mohon berhati hati. Kemarin, saya berada di tempat parkir carefour setelah berbelanja dan ingin menyalakan mobil saya.

Tiba-tiba seorang pria muncul sambil memegang kartu nama dan meminta saya menurunkan kaca jendela saya supaya dia dapat memberikan kartu namanya.

Saya menolak (karena membaca email diatas) dengan menggunakan bahasa isyarat, tapi dia tetap memaksa. Saya sangat ketakutan dan cepat-cepat menyalakan mesin dan menjalakan mobil saya. Untungnya, saya mengunci pintu saya setelah saya masuk.

Terima kasih atas email peringatan yang saya terima.

(fw.djk.dmct)

* * * * *
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Selasa, 19 Januari 2010
Bacaan : Keluaran 2:11-15
Setahun: Kejadian 46-48; Matius 13:1-30
Nats: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim
atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau
telah membunuh orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya:
"Tentulah perkara itu telah ketahuan" (Keluaran 2:14)
Judul:

KETIKA BALASAN MENGECEWAKAN

Air susu dibalas air tuba. Pepatah itu menggambarkan orang yang tidak
tahu membalas budi. Ia menerima kebaikan, tetapi malah membalasnya
dengan kejahatan. Sebuah realitas yang pahit, tetapi banyak terjadi
dalam kehidupan kita.

Musa pernah mengalaminya. Beberapa ahli tafsir Perjanjian Lama
menduga, orang Ibrani yang memukul temannya (ayat 13) adalah orang
yang sama dengan sosok yang pada hari sebelumnya dibela Musa ketika
ia dipukuli orang Mesir (ayat 11). Yang kemarin menjadi korban
kejahatan, hari ini berbalik menjadi pelaku kejahatan. Ketika Musa
menegur karena ia memukul temannya, sesama orang Ibrani, si pemukul
itu bukannya insaf, tetapi malah menegur dan mencela Musa (ayat 14).
Orang itu bukan hanya tidak tahu berterima kasih, tetapi lebih buruk
lagi, ia malah menjadi pelaku tindak kejahatan yang sama dengan apa
yang sebelumnya ia alami.

Bagaimana kita menyikapi realitas semacam ini? Apakah hal itu dapat
kita jadikan alasan untuk menjadi tawar hati, sehingga mengabaikan
pentingnya menolong orang yang membutuhkan? Semestinya tidak. Namun,
setidaknya kita dapat menyiapkan hati agar tidak selalu menganggap
bahwa pertolongan yang kita berikan kepada seseorang otomatis akan
membuat orang itu tergerak untuk menjadi penolong bagi sesamanya.
Bisa jadi malah sebaliknya!

Bagaimanapun, perbuatan menolong orang lemah, kecil, dan tertindas,
mesti tetap jalan terus. Sebab, tugas kita adalah menolong sesama
yang memerlukan bantuan, bukan mengubah karakter mereka. Dengan
begitu, kita akan menolong sesama tanpa pamrih --DKL

JANGANLAH HATI ORANG BAIK MUDAH PATAH
KARENA KEDEGILAN ORANG JAHAT

Keluaran 2:11-15

11. Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar
mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka;
lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang
dari saudara-saudaranya itu.
12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada
orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya
dalam pasir.
13 Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua
orang Ibrani tengah berkelahi. Ia bertanya kepada yang bersalah
itu: "Mengapa engkau pukul temanmu?"
14 Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi
pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh
aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa
menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah
ketahuan."
15 Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya
ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari
hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di
tepi sebuah sumur.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Senin, 18 Januari 2010
Bacaan : 1 Tawarikh 9:24-34
Setahun: Kejadian 43-45; Matius 12:24-50
Nats: Dan inilah para penyanyi, kepala-kepala puak orang Lewi, yang
diam di bilik-bilik dan bebas dari pekerjaan lain, sebab siang
dan malam mereka sibuk dengan pekerjaannya (1 Tawarikh 9:33)

Judul:

PIRANTI NGIBADAH

Pak Yadi menempelkan stiker besar di kaca belakang mobilnya
bertiliskan: Piranti Ngibadah, yang berarti "Sarana Beribadah".
Lalu, untuk apa saja mobil itu dipakai? Ya untuk aktivitas dan
transportasi keluarga sehari-hari, seperti mengantar anak ke
sekolah, mengantar dagangan ke pasar, mengunjungi kerabat,
bertamasya, mengantar tetangga yang memerlukan bantuan dan, tentu
saja, pergi ke gereja. "Bagi saya, semuanya itu merupakan ibadah,"
kata Pak Yadi. "Karena mobil itu pemberian Tuhan, tulisan itu saya
jadikan pengingat, agar memakainya untuk beribadah kepada-Nya."

Pak Yadi memahami suatu konsep penting dalam beribadah: bahwa ibadah
itu mencakup segala sesuatu yang kita kerjakan dan bahwa ibadah itu
berlangsung setiap saat. Pelayanan para imam Perjanjian Lama di Bait
Allah menggambarkan hal tersebut. Para imam terus-menerus melayani
di Bait Allah, 24 jam setiap hari tanpa henti. Mereka melakukannya
secara bergantian rombongan demi rombongan. Ibadah mereka bukan
hanya upacara dua jam yang diadakan seminggu sekali, tetapi
merupakan pusat kehidupan yang mewarnai aneka aktivitas bangsa itu.

Dalam Perjanjian Baru, orang-orang percaya dipanggil menjadi imam
Allah (1 Petrus 2:9). Apakah berarti semua orang percaya harus
menjadi pendeta atau pekerja sepenuh waktu di gereja? Tentu tidak.
Sesungguhnya, kita juga terus-menerus sedang beribadah dengan
senantiasa menyadari hadirat Allah dalam segala sesuatu yang kita
lakukan. Pula ketika kita meminta bimbingan-Nya, dan memperlakukan
setiap pekerjaan apa saja, sebagai persembahan dan pelayanan bagi
Tuhan _ARS

IBADAH ITU BUKAN KEGIATAN HARIAN ATAU MINGGUAN
TETAPI SIKAP HATI YANG TERUS-MENERUS MEMULIAKAN TUHAN

1 Tawarikh 9:24-34

24. Ke arah empat mata angin ditempatkan penunggu-penunggu pintu
gerbang itu, yakni ke arah timur, barat, utara dan selatan.
25. Dan saudara-saudara mereka yang tinggal di desa-desa mereka, pada
waktu-waktu tertentu harus masuk selama tujuh hari untuk bekerja
bersama-sama mereka,
26. sedang keempat kepala penunggu pintu gerbang itu memegang jabatan
tetap. Mereka adalah orang Lewi dan mengawasi bilik-bilik serta
perbendaharaan rumah Allah.
27. Mereka bermalam di sekitar rumah Allah itu sebab mereka
bertanggung jawab atas penjagaan dan harus membuka pintu setiap
pagi.
28. Sebagian dari mereka mengurus perkakas ibadah: mereka menghitung
perkakas itu pada waktu dimasukkan dan dikeluarkan.
29. Sebagian dari mereka ditugaskan mengurus perabotan, yakni segala
perabotan tempat kudus, dan mengurus tepung yang terbaik, anggur,
minyak, kemenyan dan rempah-rempah,
30. sedangkan beberapa orang imam menyediakan campuran rempah-rempah.
31. Matica, salah seorang Lewi, anak sulung Salum, orang Korah itu,
mendapat tugas tetap untuk mengolah roti.
32. Dan sebagian dari anak-anak orang Kehat, yakni dari sanak saudara
mereka, mengurus roti sajian untuk disediakan setiap hari Sabat.
33. Dan inilah para penyanyi, kepala-kepala puak orang Lewi, yang diam
di bilik-bilik dan bebas dari pekerjaan lain, sebab siang dan
malam mereka sibuk dengan pekerjaannya.
34. Itulah para kepala puak orang Lewi, para kepala, menurut keturunan
mereka; mereka ini diam di Yerusalem.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Minggu, 17 Januari 2010
Bacaan : 1 Samuel 24
Setahun: Kejadian 41-42; Matius 12:1-23
Nats: Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang
demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi Tuhan, yakni
menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi Tuhan (1 Samuel
24:7)

Judul:

MENGHORMATI ALLAH

Daud adalah orang yang sangat menghormati Tuhan. Ini terbukti saat
ia membiarkan Saul raja yang diurapi Tuhan tetap hidup, meski ia
berkesempatan membunuh Saul. Sesungguhnya itu adalah kesempatan emas
untuk membunuh Saul, yakni ketika ia membuang hajat di sebuah gua,
sedang Daud dan orang-orangnya berada di bagian belakang gua itu
(ayat 4). Namun, Daud tidak melakukannya meski ia sudah bisa
memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.

Daud tahu Saul banyak berbuat jahat kepadanya. Ia tahu Saul berniat
membunuhnya. Ia tahu Saul menjadikannya buronan yang hidup
menderita. Namun Daud tidak mau membunuh Saul karena ia memandang
Tuhan. Ini bukan satu-satunya kesempatan bagi Daud untuk membunuh
Saul. Ia juga mendapat kesempatan lagi untuk membunuh ketika Saul
berkemah di bukit Hakhila saat mengejar Daud. Namun, sekali lagi
Daud menghargai Saul sebagai orang yang diurapi Tuhan (1 Samuel
26:9). Daud tidak mau membunuh Saul. Daud bahkan tidak bersukacita
ketika mendengar Saul mati. Sebaliknya, ia berdukacita.

Bagi Daud, Saul bukan pemimpin yang baik. Akan tetapi, Daud
menghormati Allah, yang memiliki otoritas atas terpilihnya Saul.
Dalam hidup kita sehari-hari, hal ini memang tak mudah diterima,
apalagi jika kita memang berada di posisi yang benar, sementara
pemimpin kita telah berlaku tidak benar dan tidak adil.
Bagaimanapun, kita harus menghormati Allah yang berdaulat memilih
orang-orang yang diurapi-Nya. Setidaknya kesadaran ini akan
menghindarkan kita dari keinginan untuk bertindak dengan cara kita
sendiri yang tidak sesuai dengan perkenan Allah _PK


MENGHORMATI ALLAH BERARTI
MENGHARGAI JUGA ORANG YANG DIPILIH-NYA

1 Samuel 24

1. (24-2) Ketika Saul pulang sesudah memburu orang Filistin itu,
diberitahukanlah kepadanya, demikian: "Ketahuilah, Daud ada di
padang gurun En-Gedi."
2. (24-3) Kemudian Saul mengambil tiga ribu orang yang terpilih dari
seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di
gunung batu Kambing Hutan.
3. (24-4) Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana
ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi
Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
4. (24-5) Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari
yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan
musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang
kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul
dengan diam- diam.
5. (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah
memotong punca Saul;
6. (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan
Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian
kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia,
sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
7. (24-8) Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia
tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul
telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.
8. (24-9) Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan
berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul
menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan
sujud menyembah.
9. (24-10) Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau
mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya
Daud mengikhtiarkan celakamu?
10.(24-11) Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa
TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu;
ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku
merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah
tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
11. (24-12) Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu
dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca
jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan
kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan
pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau,
walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
12. (24-13) TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau,
TUHAN kiranya membalaskan aku kepadamu, tetapi tanganku tidak akan
memukul engkau;
13. (24-14) seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan: Dari orang
fasik timbul kefasikan. Tetapi tanganku tidak akan memukul engkau.
14. (24-15) Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang? Siapakah
yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
15. (24-16) Sebab itu TUHAN kiranya menjadi hakim yang memutuskan
antara aku dan engkau; Dia kiranya memperhatikannya,
memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku dengan
melepaskan aku dari tanganmu."
16. (24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada
Saul, berkatalah Saul: "Suaramukah itu, ya anakku Daud?" Sesudah
itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
17. (24-18) Katanya kepada Daud: "Engkau lebih benar dari pada aku,
sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku
melakukan yang jahat kepadamu.
18. (24-19) Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah
melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku
ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.
19. (24-20) Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya
dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu
kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
20. (24-21) Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti
menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam
tanganmu.
21. (24-22) Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku demi TUHAN, bahwa
engkau tidak akan melenyapkan keturunanku dan tidak akan
menghapuskan namaku dari kaum keluargaku."
22. (24-23) Lalu bersumpahlah Daud kepada Saul. Kemudian pulanglah
Saul ke rumahnya, sedang Daud dan orang-orangnya pergi ke kubu
gunung.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Sabtu, 16 Januari 2010
Bacaan : 2 Raja-raja 4:18-37
Setahun: Kejadian 39-40; Matius 11
Nats:Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya (Amsal
10:1)

Judul:

GELANG "MAHAL"

Suatu kali putra saya, kelas 1 SD, menghadiahi saya gelang. Gelang
untaian manik buatan anak tetangga, yang ia beli dua ribu rupiah per
buah. Tak biasa ia royal membelanjakan tabungannya, sekali ini ia
belikan saya tiga gelang sekaligus. Penasaran, saya tanya alasannya.
Jawabnya, semata karena sayang. Jadi, ia meminta saya selalu memakai
tiga gelang itu. Saya pun memakai ketiganya di rumah. Namun, rasanya
"malu" memakai "gelang anak-anak" keluar rumah. Walaupun begitu,
saya pakai juga sebuah. Jika orang bertanya, saya akan ceritakan
kasih tulus anak saya di gelang itu!

Anak yang dianugerahkan pada keluarga wanita Sunem yang mendukung
pelayanan Elisa, juga telah mendatangkan sukacita besar bagi
keluarganya. Buktinya, ketika anak itu meninggal, hati si ibu
hancur, sukacitanya melayang seketika. Ia pun berlari menemui Elisa
lagi, serta memohon agar tidak hanya diberi "harapan kosong" (ayat
28). Lewat doa Elisa, anak itu kembali hidup (ayat 35), dan siap
menjadi pembawa sukacita lagi.

Orang jarang memperhatikan bahwa sebenarnya anak-anak juga banyak
memberkati orangtua. Sejak lahir, anak-anak telah memberi
orangtuanya banyak tawa dan pengalaman indah. Memberi makna hidup
yang lebih. Juga semangat, penguatan, penghiburan. Sayangnya kala
letih atau masalah menimpa, kehadiran anak-anak bisa terasa
"mengganggu". Salah-salah, mereka menjadi tempat pelampiasan. Jika
itu terjadi, kita rugi dua kali. Anak-anak menjadi lemah, kita
sendiri tetap berbeban. Padahal Tuhan menyimpan "cadangan kekuatan
kita" dalam diri anak-anak. Mari mengasihi dan mensyukuri setiap
anak di hidup kita! _AW

SETIAP ANAK HADIR DENGAN MISI BESAR:
MENJADI SEMANGAT, PENGUATAN, DAN PENGHIBURAN BAGI ORANGTUA!

2 Raja-raja 4:18-37

18. Setelah anak itu menjadi besar, pada suatu hari keluarlah ia
mendapatkan ayahnya, di antara penyabit-penyabit gandum.
19. Tiba-tiba menjeritlah ia kepada ayahnya: "Aduh kepalaku,
kepalaku!" Lalu kata ayahnya kepada seorang bujang: "Angkatlah dia
dan bawa kepada ibunya!"
20. Diangkatnyalah dia, dibawanya pulang kepada ibunya. Duduklah dia
di pangkuan ibunya sampai tengah hari, tetapi sesudah itu matilah
dia.
21. Lalu naiklah perempuan itu, dibaringkannyalah dia di atas tempat
tidur abdi Allah itu, ditutupnyalah pintu dan pergi, sehingga anak
itu saja di dalam kamar.
22. Sesudah itu ia memanggil suaminya serta berkata: "Suruh kepadaku
salah seorang bujang dengan membawa seekor keledai betina; aku mau
pergi dengan segera kepada abdi Allah itu, dan akan terus pulang."
23. Berkatalah suaminya: "Mengapakah pada hari ini engkau hendak pergi
kepadanya? Padahal sekarang bukan bulan baru dan bukan hari
Sabat." Jawab perempuan itu: "Jangan kuatir."
24. Dipelanainyalah keledai itu dan berkatalah ia kepada bujangnya:
"Tuntunlah dan majulah, jangan tahan-tahan aku dalam perjalananku,
kecuali apabila kukatakan kepadamu."
25. Demikianlah perempuan itu berangkat dan pergi kepada abdi Allah di
gunung Karmel. Segera sesudah abdi Allah melihat dia dari jauh,
berkatalah ia kepada Gehazi, bujangnya: "Lihat, perempuan Sunem
itu datang!
26. Larilah menyongsongnya dan katakanlah kepadanya: Selamatkah
engkau, selamatkah suamimu, selamatkah anak itu?" Jawab perempuan
itu: "Selamat!"
27. Dan sesudah ia sampai ke gunung itu, dipegangnyalah kaki abdi
Allah itu, tetapi Gehazi mendekat hendak mengusir dia. Lalu
berkatalah abdi Allah: "Biarkanlah dia, hatinya pedih! TUHAN
menyembunyikan hal ini dari padaku, tidak memberitahukannya
kepadaku."
28. Lalu berkatalah perempuan itu: "Adakah kuminta seorang anak laki-
laki dari pada tuanku? Bukankah telah kukatakan: Jangan aku diberi
harapan kosong?"
29. Maka berkatalah Elisa kepada Gehazi: "Ikatlah pinggangmu, bawalah
tongkatku di tanganmu dan pergilah. Apabila engkau bertemu dengan
seseorang, janganlah beri salam kepadanya dan apabila seseorang
memberi salam kepadamu, janganlah balas dia, kemudian taruhlah
tongkatku ini di atas anak itu."
30. Tetapi berkatalah ibu anak itu: "Demi TUHAN yang hidup dan demi
hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau."
Lalu bangunlah Elisa dan berjalan mengikuti perempuan itu.
31. Adapun Gehazi telah berjalan mendahului mereka dan telah menaruh
tongkat di atas anak itu, tetapi tidak ada suara, dan tidak ada
tanda hidup. Lalu kembalilah ia menemui Elisa serta memberitahukan
kepadanya, katanya: "Anak itu tidak bangun!"
32. Dan ketika Elisa masuk ke rumah, ternyata anak itu sudah mati dan
terbaring di atas tempat tidurnya.
33. Sesudah ia masuk, ditutupnyalah pintu, sehingga ia sendiri dengan
anak itu di dalam kamar, kemudian berdoalah ia kepada TUHAN.
34. Lalu ia membaringkan dirinya di atas anak itu dengan mulutnya di
atas mulut anak itu, dan matanya di atas mata anak itu, serta
telapak tangannya di atas telapak tangan anak itu; dan karena ia
meniarap di atas anak itu, maka menjadi panaslah badan anak itu.
35. Sesudah itu ia berdiri kembali dan berjalan dalam rumah itu sekali
ke sana dan sekali ke sini, kemudian meniarap pulalah ia di atas
anak itu. Maka bersinlah anak itu sampai tujuh kali, lalu membuka
matanya.
36. Kemudian Elisa memanggil Gehazi dan berkata: "Panggillah perempuan
Sunem itu!" Dipanggilnyalah dia, lalu datanglah ia kepadanya, maka
berkatalah Elisa: "Angkatlah anakmu ini!"
37. Masuklah perempuan itu, lalu tersungkur di depan kaki Elisa dan
sujud menyembah dengan mukanya sampai ke tanah. Kemudian
diangkatnyalah anaknya, lalu keluar.
Read More..
Posted by fronita Labels:
ini kejadian kemaren sore...
asli lucu bgd deh..
gue lagi makan malem ma mama,papa dan koko gue,,,ade gue ga da karena lagi kulaih (dia kuliah malem), nah terus pas kita lagi makan , koko gue liat ular di dekat tangga...ga gede sih tapi cukup bikin dia histeris bgtu dah...teriak2 kya anak kecil...hhihihihihih lucu juga liat dia kya bgtu hahahahhaha...

nah terus mama langsung bangun tuh dari duduknya, langsung siap2 cari alat untuk ketok ularnya karena takut gigit. pas mama lagi sibuk cari alat, koko gue ikutan tuh sibuk cari2 kayu atau apalah yang bisa dipake buat ketok ular, nah di dapet tuh kayu panjang gtu ada beberapa...dia langsung semangat panggil gue ma papa buat ikutan memburu ular heheheheheh...bahasanya (lebay mode:on) hehehehehhehe....

pas kita semua udah pegang senjata, tuh ular ngumpet ke bawah tangga...alhasil si ular sial tuh...dia kejepit diantara tabung gas yang mama taro di blkng tangga...hahahahha...jadi kepalang diujung satunya dan ekornya diujung satunya lagi...mama langsung bilang..ayo cepet ketok kepalanya...
nah bawah tangga tuh lumayan gelap karena namanya juga bawah tangga..jadi mama tuh yang bawa senter untuk kasih cahaya..kita berdiri nempel2 bgtu...nah gue ma koko sebenernya paling dket..karena kita dah lari dluan...tapi yg lucu bgd tuh...koko gue cuma teriaknya doang paling kenceng tapi no action...kayunya cuma dipegangin aja...y udah akhirnya gue lah maju dluan buat ketok ularnya..tapi gue juga takut...jadi ketoknya pelan2 gtu...ga kena2 pula hahahahahha...

papa ga sabaran akhirnya begityu pula mama...mereka langsung bilang aduh kalian gmn sih...udah minggir2...
akhirnya gue ma koko minggir ke belakang...dan kita cuma megangin kayu sambil terika...ayo papa...semangat...ayo papa...semangat...hahahahahhha...asli kurang ajar bgd dah neh gue ma koko gue...

klo kita masih kecil wajr kali kya gtu tapi kita kan dah besar, harusnya kita yang ketok tuh ular...hahahhahhahaha...

asli tuh peristiwa lucu bgd...ampe kita ketawa2..beberapa saaat bru lanjutin makan...koko gue sih yang asli lucu bgd hahahahahhaha



ularnya mati dan dibuang sama mama,....koko gue takut ngeliatnya..dan tahu ga...koko gue juga takut ma kecoa...klo ketemu kecoa dia dah teriak2 histeris hahahahahahahahahahahahha
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Jumat, 15 Januari 2010
Bacaan : Yohanes 21:15-19
Setahun: Kejadian 36-38; Matius 10:21-42
Nats: Petrus pun merasa sedih karena Yesus berkata untuk ketiga
kalinya, "Apakah engkau mengasihi Aku?" (Yohanes 21:17)

Judul:

PERTANYAAN YESUS

Rasa bersalah membuat kita menjadi salah tingkah. Itulah juga yang
dialami Petrus. Ia pernah menyangkal Yesus tiga kali. Lalu tiga kali
pula Yesus bertanya kepadanya, apakah Petrus mengasihi-Nya. Apakah
pertanyaan itu menunjukkan bahwa Yesus masih mengingat-ingat
kesalahan Petrus, dan dengan sengaja menyindir Petrus dengan tiga
kali bertanya? Demikian pertanyaan Petrus dalam hati. Pertanyaan
yang diajukan sama. Lagipula, Yesus sudah tahu jawabannya. Lalu
mengapa Dia bertanya kepada Petrus sampai tiga kali?

Pertanyaan Yesus ditanyakan sampai tiga kali, karena pertanyaan itu
demikian penting bagi Yesus. Bahwa Petrus mengasihi-Nya_dan
mengasihi-Nya dengan sungguh-sungguh, lebih dari apa pun yang
dikasihi Petrus. Yesus tidak menghakimi Petrus, bukan pula menyindir
atau memojokkannya. Yesus sangat mengasihi Petrus. Dia ingin Petrus
terus mengingat bahwa yang terpenting bagi Yesus adalah bahwa Petrus
selalu mengasihi-Nya. Jika Petrus mengasihi Yesus, ia akan
menggembalakan domba-Nya; ia akan setia; ia akan melayani.

Orang merasa bahwa apa yang penting adalah apa yang ia lakukan; apa
talentanya; apa saja yang ia capai. Ada pula yang mesrasa dirinya
penting karena orang lain menghargainya memandang dan mengerti
pencapaian yang ia raih. Namun, bagi Yesus, yang terpenting adalah:
apakah kita mengasihi Yesus? Apa pun yang kita capai dalam hidup ini
tidak akan ada artinya jika kita tidak mengasihi Yesus. Apabila kita
mengasihi-Nya, maka dari kasih itu akan lahir pengabdian,
pengorbanan, dan kesetiaan untuk melayani Dia _DBS

HAL TERBAIK YANG DAPAT KITA BERI BAGI TUHAN
ADALAH KESEDIAAN KITA MENJALIN HUBUNGAN PRIBADI DENGAN-NYA


Yohanes 21:15-19

15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?"
Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku
mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-
domba- Ku."
16. Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"* Jawab Petrus kepada-Nya:
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus
kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17. Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes,
apakah engkau mengasihi Aku?"* Maka sedih hati Petrus karena Yesus
berkata untuk ketiga kalinya: /"Apakah engkau mengasihi Aku?"* Dan
ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau
tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya:
/"Gembalakanlah domba-domba-Ku.
18. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau
mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja
kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan
mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan
membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
19. Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan
mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata
kepada Petrus: "Ikutlah Aku."
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Kamis, 14 Januari 2010
Bacaan : 1 Samuel 2:12-17
Setahun: Kejadian 33-35; Matius 10:1-20
Nats: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah
terpancar kehidupan (Amsal 4:23)

Judul:

LEWAT BATAS

Seorang pekerja asing mengaku kaget waktu pertama kali datang ke
Jakarta. Ia melihat banyak iklan rokok bertebaran di bandara maupun
jalan-jalan raya. Padahal, di hampir 170 negara di dunia, pemasangan
iklan rokok dilarang di ruang publik, untuk mencegah orang menjadi
pecandu rokok. Kita, di Indonesia, sudah sangat terbiasa melihat
iklan rokok, sehingga tidak lagi merasa itu salah. Apa yang di mata
dunia salah, sudah kita anggap lumrah!

Kitab 1 Samuel 2 menceritakan betapa keterlaluan sikap kedua anak
Eli. Mereka disebut "orang dursila" (ayat 12) karena kelancangan
yang kelewat batas. Perilaku dursila ini tidak terbentuk dalam
semalam. Mula-mula mereka "hanya" mengambil sebagian daging korban
yang sedang dimasak umat untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Padahal
menurut aturan, daging baru boleh diambil sesudah selesai
dipersembahkan. Saat itu Imam Eli tidak tegas menegur. Karena
dibiarkan, lama-kelamaan keduanya makin nekat. Belum lagi sempat
dimasak, daging korban sudah diminta (ayat 13,14). Bahkan mereka
berani memintanya dengan paksa dari tangan umat (ayat 15,16). Sikap
keduanya mengejutkan umat. Perbuatan anak-anak imam ini sudah jelas
salah, tetapi keduanya menganggap itu lumrah.

Dosa yang dibiarkan bisa membutakan hati nurani. Membuat kita berani
melakukannya terang-terangan tanpa rasa bersalah lagi. Penangkalnya
cuma satu: menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Kita perlu sering
introspeksi. Becermin pada firman Tuhan. Dari situ kita akan
disadarkan jika ada yang tidak beres. Tidak menganggap dosa itu
lumrah _JTI

KETIKA DOSA SUDAH DIANGGAP LUMRAH
KITA KEHILANGAN RASA BERSALAH

1 Samuel 2:12-17

12. Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka
tidak mengindahkan TUHAN,
13. ataupun batas hak para imam terhadap bangsa itu. Setiap kali
seseorang mempersembahkan korban sembelihan, sementara daging itu
dimasak, datanglah bujang imam membawa garpu bergigi tiga di
tangannya
14. dan dicucukkannya ke dalam bejana atau ke dalam kuali atau ke
dalam belanga atau ke dalam periuk. Segala yang ditarik dengan
garpu itu ke atas, diambil imam itu untuk dirinya sendiri.
Demikianlah mereka memperlakukan semua orang Israel yang datang ke
sana, ke Silo.
15. Bahkan sebelum lemaknya dibakar, bujang imam itu datang, lalu
berkata kepada orang yang mempersembahkan korban itu: "Berikanlah
daging kepada imam untuk dipanggang, sebab ia tidak mau menerima
dari padamu daging yang dimasak, hanya yang mentah saja."
16. Apabila orang itu menjawabnya: "Bukankah lemak itu harus dibakar
dahulu, kemudian barulah ambil bagimu sesuka hatimu," maka
berkatalah ia kepada orang itu: "Sekarang juga harus kauberikan,
kalau tidak, aku akan mengambilnya dengan kekerasan."
17. Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di
hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Jo Satria Hutasoit commented on his status:

acil : emang dari dulu jo gmana ibu achil
hahaha..”

New feature: Reply to this email to comment on this status.


itu tulisan yang ada di notifikasi email FB yang masuk ke email gue barusan…trus gue coba reply and gue coba buka FB beneran…weikz…masuk euy ke FB komentar yang gue reply by email tadi..muantab dah…

jadi walaupun FB diblok…tetep bisa ber FB ria lewat email…*ahay* muantab dah..

btw…bisa buat bkin status ga yach???(thinking)


(thinking) (thinking) *ahay*
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Rabu, 13 Januari 2010
Bacaan : Kisah Para Rasul 9:36-42
Setahun: Kejadian 31-32; Matius 9:18-38
Nats: Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita--dalam bahasa
Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan
memberi sedekah. (Kisah Para Rasul 9:36)

Judul:

DOKTER DERMAWAN

Dokter Lo Siaw Ging dari Solo, Jawa Tengah, terkenal dermawan. Ia
merawat dan mengobati pasiennya tanpa menetapkan tarif, dan sebagian
besar pasiennya malah tidak dikenai biaya. Lebih jauh lagi, ia
bersedia menanggung biaya pembelian obat dan, jika perlu, biaya
perawatan di rumah sakit bagi pasien yang tidak mampu. Menjadi
dokter, bagi Lo, adalah sebuah anugerah. Ia juga mengingat baik-baik
nasihat ayahnya, "Kalau mau jadi dokter, ya jangan dagang. Kalau mau
dagang, jangan jadi dokter." Sikap ini membuatnya dicintai dan
dihormati warga sekitar. Ketika terjadi kerusuhan pada 1998,
penduduk setempat berinisiatif menjaga tempat praktiknya.

Sungguh melegakan, sosok seperti Dorkas ternyata masih ada pada masa
kini. Perempuan Yope ini memiliki dampak yang mendalam bagi
masyarakat sekitarnya. Ia rajin berbuat baik, terutama dengan
menolong orang-orang miskin. Tampaknya Dorkas terbiasa menyantuni
para janda dengan pakaian hasil jahitannya sendiri. Ketika ia
meninggal, rumahnya penuh dengan peratap, orang-orang yang merasa
berutang budi atas kebaikan hati Dorkas dan sangat kehilangan atas
kepergiannya. Dan, ketika Petrus membangkitkannya dari kematian,
berita itu "tersebar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi
percaya kepada Tuhan" (ayat 42).

Pekerjaan kita tidak lain ialah mimbar untuk mewartakan kebaikan
Tuhan. Dia tidak hanya memakai pengkhotbah hebat seperti Petrus dan
Paulus, tetapi juga orang yang bermurah hati menggunakan talentanya
untuk memberkati sesama seperti Dorkas. Marilah kita, seperti dokter
Lo, mengikuti teladan Dorkas _ARS


KEDERMAWANAN BAHKAN BERUSAHA MENCARI ALASAN
AGAR DAPAT MEMBERI_Publius Syrus


Kisah 9:36-42

36. Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita--dalam bahasa
Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan
memberi sedekah.
37. Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah
dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas.
38. Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid mendengar, bahwa Petrus
ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan
permintaan: "Segeralah datang ke tempat kami."
39. Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka.
Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda
datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan
kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia
masih hidup.
40. Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan
berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita,
bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat
Petrus, ia bangun lalu duduk.
41. Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia
memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan
kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup.
42. Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi
percaya kepada Tuhan.
Read More..
Posted by fronita Labels:
You did it again
You did hurt my heart
I don’t know how many times

You... I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down

You said you’d never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side

You.. You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
You.. Successfully tore myheart
Now it’s only pieces
Nothing left but pieces of you

You frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know i’m trying i’m trying

You.. I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
And now you let me down

you..yes you...
why..
don't know why...
(tears)
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Selasa, 12 Januari 2010
Bacaan : Filemon 1:8-17
Setahun: Kejadian 29-30; Matius 9:1-17
Nats: Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau
dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran (1
Yohanes 3:18)

Judul:

MEMAAFKAN DENGAN PERBUATAN

Tanggal 13 Mei 1981 dunia gempar dengan peristiwa ditembaknya Paus
Yohanes Paulus II di Lapangan Santo Petrus Vatikan. Penembaknya
Mehmet Ali Agca. Paus menderita luka serius dan nyaris meninggal.
Sesaat sebelum jatuh pingsan, Paus sempat berkata, "Ya Tuhan,
ampunilah dia." Empat hari kemudian setelah mulai pulih, secara
terbuka Paus menyatakan memaafkan perbuatan Agca.

Dua tahun sesudahnya, pada 27 Desember 1983, Paus mengunjungi Agca
di Penjara Rebbibia, Roma. Ia berbicara dari hati ke hati dengan
orang yang pernah hendak membunuhnya itu. Ia menegaskan kembali
telah memaafkan Agca. Tahun 2000 Paus meminta pengampunan bagi Agca
kepada Pengadilan Roma, yang membuatnya hanya menjalani 19 tahun
dari masa hukuman seumur hidup.

Memaafkan memang tidak cukup hanya diucapkan di mulut, perlu juga
ditampakkan dalam perbuatan. Onesimus pernah melakukan kesalahan
besar terhadap Filemon, tuannya, sebelum akhirnya ia bertemu dengan
Paulus di dalam penjara, lalu bertobat dan menjadi sahabat dekat
(ayat 12). Untuk itulah Paulus menulis surat kepada Filemon, yaitu
meminta Filemon memaafkan dan menerima kembali Onesimus (ayat
15,16).

Adakah seseorang yang pernah menyakiti Anda; menimbulkan kepahitan
yang menggoreskan luka di hati? Sangat baik kalau Anda telah
memaafkannya. Tetapi akan jauh lebih baik kalau kata maaf itu Anda
nyatakan juga dalam perbuatan. Mungkin dengan memberinya kembali
kesempatan, atau bertegur sapa kembali sebagai teman. Hal itu bukan
saja akan lebih menolongnya, melainkan juga akan lebih menolong Anda
_AYA


MEMAAFKAN DENGAN UCAPAN BARULAH SEPARUH PERJALANAN
SEPARUHNYA LAGI MEMAAFKAN DENGAN PERBUATAN


Filemon 1:8-17

8. Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan
penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan,
9. tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari
padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang
dipenjarakan karena Kristus Yesus,
10. mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi
aku dalam penjara, yakni Onesimus
11. --dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat
berguna baik bagimu maupun bagiku.
12. Dia kusuruh kembali kepadamu--dia, yaitu buah hatiku--.
13. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk
melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil,
14. tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya
yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa,
melainkan dengan sukarela.
15. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu,
supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya,
16. bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu
sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi
bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.
17. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti
aku sendiri.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Tanggal: Senin, 11 Januari 2010
Bacaan : Yunus 1:1-3
Setahun: Kejadian 27-28; Matius 8:18-34
Nats: Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari
dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana;
jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun
Engkau (Mazmur 139:7,8)

Judul:

ALLAH MAHATAHU

Seorang karyawan diminta untuk berdinas luar kota. Namun, kesempatan
tersebut ia manfaatkan untuk bersantai dan jalan-jalan; sebab ia
merasa lepas dari pengawasan atasan. Pikirnya, atasan tidak akan
tahu. Jika atasan menghubungi, ia punya ribuan dalih bahwa pekerjaan
berjalan lancar. Kebiasaan buruk serupa ini terkadang kita lakukan
juga dalam kehidupan rohani. Kita bisa berlagak santai; menganggap
bahwa Allah bisa dibatasi_tidak bisa terlibat jauh dalam segi-segi
pribadi kehidupan dan pergaulan kita.

Pikiran seperti itu pernah menghinggapi Yunus. Tuhan meminta Yunus
ke Niniwe untuk menyampaikan firman yang berisi teguran. Namun,
Yunus menolak dan berusaha melarikan diri dari Tuhan. Ia pergi ke
Tarsis_yang berlawanan arah dengan Niniwe. Mengapa Tarsis? Karena
pikirnya, Tarsis adalah tempat yang cocok untuk menjauh dari Tuhan.
Mungkin Yunus berpikir seperti kebanyakan orang Israel: Allah hanya
hadir di tanah Israel. Tak mungkin Allah ada di negeri asing seperti
Tarsis.

Kerap kali kita juga berpikir seperti Yunus. Entah berapa banyak di
antara kita yang berpikir Allah hanya ada di persekutuan atau
gereja. Allah tidak hadir di tempat kita bekerja, di sekolah, atau
di kamar pribadi kita. Sehingga tatkala kita ada di tempat-tempat
yang kita pikir Allah tidak hadir, kita merasa bebas berbuat dosa.
Ini jelas salah. Kita harus belajar dari pemazmur yang berkata, "Ke
manakah aku akan menjauhi Roh Tuhan? Di dunia orang mati pun ada
Tuhan!" Kita tak dapat bersembunyi dari Allah Yang Mahatahu. Bahkan
jika kita ada di kegelapan klub malam pun, Allah tahu. Jadi,
takutlah untuk berbuat dosa. Di mana pun dan kapan pun _RY

BODOHLAH ORANG YANG BERPIKIR DAPAT MENYEMBUNYIKAN DOSA
DI HADAPAN ALLAH YANG MAHATAHU


Yunus 1:1-3

1. Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:
2. "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah
terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku."
3. Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari
hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal,
yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya,
lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke
Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Friday, January 8, 2010 at 2:57 PM | 0 comments

Vierra – Rasa Ini


Ku tak percaya kau ada di sini

Menemaniku di saat dia pergi

Sungguh bahagia kau ada di sini

Menghapus semua sakit yang kurasa


Mungkinkah kau merasakan

Semua yang ku pasrahkan

Kenanglah kasih..


Reff :

Ku suka dirinya, mungkin aku sayang

Namun apakah mungkin, kau menjadi milikku

Kau pernah menjadi , menjadi miliknya

Namun salahlah aku, bila ku pernah merasa ini


Na nana nanana nana nanana


Back to *, Reff



Lirik lagu Vierra – Rasa Ini ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Vierra – Rasa Ini.



gue bru dapet lagu ini..
ga tau sih neh mengartikannya apa..
tapi gue sih mengartikannya klo lo lagi suka bahkan mungkin syg sama seseorang tapi org itu udah jadi milik orang lain...hiks..

mungkin org itu juga suka dan sayang sama dia tapi tetap aja karena dia sudah ada yang memiliki tentunya dia akan mementingkan pasangannya daripada org dalam lagu ini
yang ternyata jadi suka dan sayang sama org yang sudah punya pasangan ini..

sedih sih...bgd malah...palagi pada saaat dia butuh dan ternyata orng itu harus pergi karena yach...pasangannya membutuhkan dia...hiks...

semoga orang itu bisa menemukan pasangannya yang sesungguhnya...



for my sunshine
Read More..
Posted by fronita Labels:
weeeeeeeeee
met tahun baru semua...
bru sempet nulis neh...hehehheheeh

tahun baru kali ini...hmmm...seru..hehehehhe
emang sih yg dilakukannya sama aja kya tahun2 sebelumnya..
pergi ke gereja trus main kembang api dll..dll...
tapi yang membuat tahun ini berbeda adalah rasanya...

rasanya amat bersyukur untuk tahun 2009 yang udah lewat..
honestly....2009 adalah tahun yang berat..
karena gue mulai dengan berat hati...hiks...
tapi syukur sama Tuhan..
akhirnya di akhir tahun yang erat itu gue bisa bener2 tersenyum lebar menyambut hari..hehehehhe *melebay dikit*

udah bisa lupain semua hal yang menyakitkan hati...menyesakkan jiwa *lebay again heehhehe*
dan siap menyambut hari penuh warna...:)

Resolusi tahun ini..
gue punya banyak mimpi apalagi setelah nonton sang pemimpi hehehehhe
makin banyak mimpinya hahahhahaa
yang pasti..
g pengen punya laptop sendiri, gue pengen S2..setidaknya sudah tahu akan S2 dmn dan ambil jurusan apa..syuku2 udah kedaftar di salah satu universitas amin (worship)
trus cita2nya banyak lagi,...hehehehehe
yang pasti makin hari makin dewasa...makin setia dan takut sama Tuhan..amin..

yang pasti mau jadi lebih baik lebih dan lebih lagi buat Tuhan, hidup, keluarga, orang2 yang gue sayang..

makin baik dipekerjaan..gajinya tambah naik heheheheh amin...
makin pinter bikin programnya..
makin punya banyak pengetahuan..

punya pasangan hidup yang dari Tuhan..amin..
*uuuhhh pgn hehehhehheehhe*

pelayanan lebih baik lagi..di kids, youth dan semuanya..
bisa lebih pinter manage waktu...

berusaha melakukan yang terbaik dalam apapun yang dilakukan..
amin..
semoga semuanya bisa tercapai di tahun ini..
oya ini tahun gue loh..
maksudnya tahun ini tuh tahun shio macan..
gue kan shionya macan..
katanya sih the best year neh buat shio yang sesuai ma tahunnya..hehehehhe
tapi ga terlalu percaya itulah..
percayanya ma Tuhan aja..
yang selalu memberikan yang terbaik dan indah tepat pada waktunya..

so apa mimpi kalian???
teruslah berjuang untk mengejar itu semua..
selamat tahun baru
selamat berjuang..
semangat..
GBU

this is my gift..this is my curse who am i...i'm just me...
Read More..
Posted by fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates