seminggu tepat dia menghilang.
kemarin sempat datang dan hanya untuk komplain karena aq tidak mencarinya. padahal aq sms setiap hari, email juga dan dia merasa itu tidak cukup. aq sedih dan ikut agak marah kemarin karena kasus simple dimana dia suruh berenang dan aq harus ke kampus ngerjain tugas kelompok. aq ngga bisa pulang tengah hari speerti rencana karena emang tugasnya masih banyak dan dia diam. aq tau dia marah. dan ngga semudah itu untuk mengatasi kemarahannya.

aq ngga ngerti kalau kondisinya begini, semua alat komunikasi dimatikan, dan yang menyedihkan aq ngga bisa datangi dia karena memang itu adalah tempat terlarang untuk didatangi. apa jadinya kalau aq dengan sangat berani datang kesana. ngga kebayang jadinya apa sih.

yang pasti aq rasain sekarang adalah AQ KANGEN.
asli susah ya nahan rasa yang satu ini. menyedihkan rasanya deh jadi aq saat ini.


help me please.
:(
Read More..
Posted by fronita Labels:

Film ini merupakan sekuel dari film The Amazing Spiderman sebelumnya. Masih tentang Peter (Andrew Garfield) dan Gwen (Emma Stone) yang kali ini sudah lulus dari SMA. Setelah kasus meninggalnya Ayah Gwen di film sebelumnya, Peter menjadi sering merasakan dejavu akan kehadiran ayahnya tersebut. Dia memang berjanji untuk meninggalkan Gwen karena ditakutkan akan membahayakan nyawa Gwen karena sebagai Spiderman tentunya akan ada saja yang memusuhi Peter. Diceritakan dengan jelas betapa sulitnya Peter 'move on' dari bayang-bayang ayah Gwen, sampai akhirnya Gwen muak dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.

Yang menarik adalah tindakan yang ditunjukkan oleh Peter yang menjelaskan betapa Peter mencintai Gwen. Sebagai Spiderman yang tentunya bisa bergelantungan dan berdiri di atas gedung-gedung tinggi, Peter seringkali mengikuti Gwen dari atas gedung tinggi di sela-sela kesibukkannya memberantas kejahatan. Penonton juga disuguhkan raut wajah rindu yang teramat sangat yang dipancarkan oleh Peter setiap kali dia melihat dan bertemu dengan Gwen. Memang dalam kenyataannya Peter dan Gwen adalah sepasang kekasih, namun jika anda tidak tahu akan hal tersebut, anda akan tetap bisa merasakan cinta yang dipancarkan oleh Peter untuk Gwen. Sungguh sangat romantis. Ditambah dengan tulisan I LOVE YOU yang amat besar dari jaring spiderman yang dibuat oleh Peter di jembatan Manhattan, New York.

Musuh yang dihadapi kali ini dinamakan electro. Dia sesungguhnya adalah fans spiderman yang berubah menjadi musuh karena merasa tidak dihargai. Kadangkala orang yang tidak dihargai bisa berubah menjadi musuh yang menakutkan, walau awalnya hanya ingin dikenal saja. Warna, nyala dan bentuk dari electro ditampilkan dengan sangat menarik di sini. Marc Webb, sang sutradara bisa mengarahkan kostum desain yang sangat baik sehingga akan terlihat sangat luar biasa untuk electro ini. Untuk mengalahkannya pun hanya memerlukan ilmu pengetahuan, bukan kekuatan yang luar biasa. Memang terkadang jika kita tidak mampu menghadapi sesuatu dengan kekuatan, maka gunakanlah ilmu pengetahuan karena ternyata itu jauh lebih kuat dari kekuatan fisik.



Pesan penting dalam film ini adalah mengenai 'move on'. Dimana jika kita sudah kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup, kita harus bisa menerimanya. Sesulit apapun itu, seperti apapun keadaan kita, kita harus bisa belajar untuk 'move on'. Bukan berarti kita melupakannya namun kita menempatkan mereka di tempat lain yang lebih baik. Kita ngga akan mungkin bisa melupakannya, namun kita perlu tetap berjalan dan hidup tanpa bayang-bayangnya. Biarkan dia menjadi kenangan indah yang hidup dan menginspirasi hidup kita selanjutnya.
Read More..
Posted by fronita Labels:

Film yang berasal dari buku karangan Raditya Dika yang berjudul sama. Pada zaman SMA, mungkin sampai saat ini teori yang ada di film ini masih berlaku, bukan hanya di SMA, mungkin SMP dan SD juga sudah ada. Teorinya adalah teori menjadi terkenal dan dipuja oleh seisi sekolah. Menjadi anak yang tersingkir karena ngga punya bakat, ngga aktif di eksul tertentu atau bahkan ngga punya tampang yang oke sehingga bisa dilirik oleh cewek ataupun cowok yang oke.

Usaha yang dilakukan Dika dan Bertus untuk menjadi terkenal sangat kocak dan malah menjadi bumerang untuk mereka sendiri. Terkenal sih tapi sebagai 2 makhluk aneh di sekolah. Sampai ada 1 cewek yang bernama cindy ikut dalam kelompok mereka.

Cerita yang mengandung pesan di dalam film ini adalah perihal permasalahan yang ada di dalam sebuah persahabatan. Seringkali persahabatan terputus dikarenakan masalah lawan jenis baik itu cewek maupun cowok. Dalam film ini, peran orangtua juga berperan dalam memperhatikan anaknya, baik tingkah laku anakny maupun masalah yang dihadapi anaknya. Pada zaman sekarang, jarang sekali orangtua bisa memperhatikan sampai detail tentang anaknya. Disini diperlihatkan sampai apa yang dirasakan anaknya, orangtuanya tahu dan sampai membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh anaknya.

Pesan lainnya adalah mengenai jujur akan perasaan yang dirasakan kepada seseorang. Jangan pernah memendam rasa. Karena tidak semua orang bisa mudah mengetahui apa yang kita rasakan walaupun kita sudah berusaha untuk memberikan tanda dan perhatian. Akan jauh lebih baik jika kita berani untuk melakukannya, mengatakannya. Perihal diterima atau ngga, itu urusan belakangan karena dengan mengatakkannya maka kita sudah menang 1-0, dan jika diterima maka akan menang 2-0, jika ditolak, maka akan seri 1-1, jadi orang yang berani untuk mengungkapkan perasaannya tidak akan pernah kalah.



Menyimpan rasa itu seperti marmut merah jambu yang terus berlari diatas roda yang tidak tahu kapan harus berhenti.
Read More..
Posted by fronita Labels:
Posted by fronita
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates