Saturday, August 6, 2016 at 7:29 AM |

Waktu pertama kali nonton film ini, yang ada di kepala g adalah Papa. Pengen bgd nonton film ini karena pengen tahu ceritanya gimana dan pengen sambil mengenang Papa sebenernya. Tapi bener kata ginger kalau secara garis besar, filmnya ngga oke ditambah ada beberapa hal yang ngga sesuai terutama untuk orang-orang kya ginger.

Kalau kalian nonton trailernya, kalian akan tahu ceritanya tentang apa. Nah yang mau g garis bawahi adalah perihal usaha bapaknya untuk tetap ada bagi anak-anak dan istrinya. Memang benar seperti yang dia bilang kalau dia itu membuat semuanya karena dia masih belum rela untuk dipaksa berpisah dengan anak-anak dan istrinya. Tapi yang keren ya usahanya untuk memberitahukan semua yang dia tahu tentang hidup, tentang banyak hal yang mungkin akan dialami oleh anak-anak dan istrinya nanti dan memberikan tips atau saran dan nasehatnya pada mereka.

Bagian yang menurut ginger kurang oke adalah saat di Satya dan istrinya bertengkar. Ginger ngga setuju kalau Satya yang berjuang untuk mendapatkan istrinya kembali sedangkan si istri dengan mudahnya meninggalkan anak-anaknya hanya karena bertengkar dengan suaminya, padahal dia baru saja kehilangan anak-anaknya karena ngga berhasil menjaganya sehingga sempat diculik. Dan dia juga sudah melanggal perintah suaminya untuk tidak bekerja. Padahal dalam agama islam, melanggar perintah suami itu dosa loh. Hal itu tidak ditunjukkan dalam film ini. Mereka hanya menunjukkan bagaimana si suami menyesal tapi dari sisi si istri tidak ditunjukkan. Kurang aja sih, begitu menurut ginger.


Untuk hidupnya Saka, sudah cukup oke. Prinsipnya yang ingin membuat dirinya menjadi sempurna dan baik terlebih dahulu baru mau menjalin hubungan dengan orang lain. Menjalin hubungan pun bukan untuk membuat menjadi sempurna tapi keduanya harus sama-sama berjuang untuk mempertahankan hubungan tersebut. Deva Mahendra oke bgd memerankan jadi Saka tapi agak terlalu berlebihan pada saat dia terlalu terlihat bodoh saat dia gugup di hadapan cewek yang dia mulai kagumi hanya lewat sepatunya.

Pesan yang paling diingat dan dicengin ginger terus adalah pesan soal rencana, rencana dan rencana. Jadi dalam hidup, kita mesti punya rencana untuk masa depan. Semua harus direncanakan dengan baik tapiiii jangan melupakan masa kini. Jangan melupakan masa sekarang, masa bersama dengan orang-orang yang disayangi dan orang yang sayang sama kita. Percuma kalau yang didepan sana tersusun baik tapi yang justru di depan mata berantakan, mau menjalani yang didepan sana sama siapa kalau ngga ada yang bertahan bersama sampai di masa depan itu tiba.

So, tetep #RinduAyah
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates