Friday, December 8, 2017 at 3:47 PM |
Film ini luar biasa. Awalnya ginger sempat agak enggan diajak nonton karena filmnya tulang2 gitu, apa bagusnya. Eh ternyata dia sampe nonton 2x haha. Sempet g Denger juga di Prambors kalau pada bilang filmnya bagus dan bikin nangis. Ditambah menurut rotten, ratingnya 96 dan mnrt imdb 89. Wuaaah bagusnya kya apa neh film. Jadi makin penasaran. Ginger bilang banyak bgd pelajaran yang ada di film ini dan agak kejebak di awal tentang pelajaran nya. Kirain yang sering disebut di awal eh ternyata bukan. Kalian juga mungkin akan kejebak hehe.

Setelah nonton, emang cuma bisa dibilang 1 kata deh, luar biasa. Mungkin hampir mirip sama film Guardians of galaxy 2 yang bisa menyajikan segala macam emosi dalam sebuah film. Tapi yg luar biasa adalah coco itu film animasi, yang pasti bikinnya lebih sulit hehe.

Film ini berlatar belakang di Meksiko dan menangkat budaya disana tentang sebuah acara atau tradisi yang disebut sebagai hari orang mati. Ceritanya adalah setiap orang yang hidup akan menaruh foto keluarga atau kerabat mereka yang sudah meninggal dalam sebuah meja disertai dengan makanan atau hal-hal yang mereka sukai. Ini disebut sebagai ofrenda. Mereka juga akan menaburkan bunga dari meja tempat foto diletakkan sampai ke depan rumah agar para arwah tidak tersesat. Bahkan terlebih sampai di makamnya supaya mereka tahu jalan pulang. Nah arwah tersebut adalah para tengkorak itu. Seriusan ini mirip bgd sama apa yang g alami saat kecil. Keluarga g adalah keturunan cina benteng yang masih mengenal adat cina yang disebbut sembahyang. Ada waktu tertentu sesuai dengan kalender cina yang ditentukan sebagai waktu sembahyang. Paling sering adalah ce it dan cap go (seriusan g ga tau cara nulisnya haha) sisanya adalah hari khusus tertentu yaitu hari kue bulan, hari ceng beng, tepekong naik, imlek dll. Banyaklah. Yang mau diceritain adalah cara yang sama yang dipercayai dimana saat sembahyang, akan disebut semua nama kerabat yang sudah meninggal yang ada abunya, yang ngga ada juga disebut dan dipersilahkan untuk makan makanan yang disajikan. Cara mengetahui mereka sudah datang dan pulang pun ada yaitu dengan 2 buah koin khusus yang dibanting ke lantai. Agak lupa sih harus sama atau harus beda. Pokoknya menandakan mereka sudah datang dan sudah pulang. Lucu ya. Tapi itulah budaya.

Kembali ke film coco. Adalah Miguel, seorang anak kecil yang sangat suka musik. Entah darimana mulainya tapi dia merasa bahwa musik adalah bagian dalam hidupnya. Diceritakan bahwa kekuarga Miguel sebenernya dahulu kala suka sama musik. Kakek dan nenek buyutnya suka musik dan sering bernyanyi bersama. Namun suatu hari kakek buyutnya pergi entah kemana dan tidak kembali lagi. Sejak itu nenek buyutnya jadi sangat benci dengan musik karena akan mengingatkan nya pada suaminya yang sudah meninggalkan dia bersama anak mereka satu2nya, coco (dan ternyata coco yang menjadi judul filmnya adalah coco yang ini. Asli ga akan ketebak sejak awal).


Kisahnya menceritakan bagaimana sesungguhnya yang terjadi dengan si kakek buyutnya yang menyebabkan dia tidak kembali kepada anak dan istrinya. Sama sekali bukan karena dia meninggalkan mereka karena musik dan karena ingin menjadi org terkenal seperti yang selama perjalanan film akan kalian alami. Bukan sama sekali dan sama sekali salah. Asli ga akan ketebak maksud dari si sutradara. Awalnya g sempet merasa bahwa mengutamakan kesempatan (disebut dalam film ini adalah your moment) sebagai pesan yang mau disampaikan. Tapi itu amat salah. Karena kata2 bagus tentang memanfaatkan kesempatan bisa diucapkan dengan sangat jahat oleh seorang yang dikagumi oleh Miguel, Ernesto de la cruz. Asli nyebelin bgd saat nonton Miguel yang udh berjuang dengan segala cara untuk mendekati de la cruz tapi ternyata cuma dapat kenyataan pahit.

Nah yang mengharukan dan bikin nangis (g nangis loh haha) adalah mengenai sebuah tradisi juga di Meksiko yang masih berhubungan dengan apa yang g ceritain di atas. Oia cara film ini menyajikan nya sungguh sangat lucu loh. Jadi waktu hari orang mati kan semua orang mati yang fotonya dipasang oleh kerabat yang masih hidup bisa menyebrang (istilah mereka) dari dunia orang mati ke dunia orang hidup untuk mengunjungi kerabat yang masih hidup. Jika foto mereka tidak dipasang, mereka ngga akan bisa menyebrang. Supaya memastikan bahwa para tenggorak itu tidak berbohong maka ada scan wajah terlebih dahulu di gerbang sebelum jembatan. Beneran lucu. Jadi di dunia orang mati tetap ada kehidupan sama seperti di tempat orang hidup. Bedanya ada kematian akhir di sana dimana saat orang yang kenal orang itu saat masih hidup sudah melupakan mereka bukan hanya tidak memasang foto tapi sudah melupakan nya sama sekali.

Nah inilah yang terjadi pada Hector, kakek buyut Miguel yang sesungguhnya. Orang terakhir yang mengingat dia dan masih hidup adalah Coco (disinilah kenapa judul filmnya Coco). Yang bikin nangis adalah saat Miguel berusaha untuk membuat Mama Coco (oia tidak ada istilah nenek disana, semuanya dipanggila dengan mama, begitupula dengan yang laki2. Hanya dipanggil papa). Dia nyanyi lagu yang selalu dinyanyikan oleh papanya koko, Hector. Ini yang bikin sediih, mama Coco yang sudah sangat tua mencoba mengingat dan akhirnya bisa ingat semuanya. Bahkan bisa membuat Hector terpajang fotonya lagi.

Jadi pesan moral film ini adalah bahwa keluarga diatas segalanya. Keluarga walaupun kadang memberikan hal yang kurang mengenakkan seperti mama abuellita ke Miguel saat mencoba mempertahankan tradisi keluarga. Percayalah sesungguhnya itu semua demi kebaikan kita sendiri. Keluarga tidak akan pernah meninggalkan mu. Jadi inget fast furious haha. Dominic Toretto kelemahan nya adalah keluarga. Dia selalu membela keluarganya, apapun yg terjadi. Shawn pernah bilang karena itu dia jadi mudah ditebak tapi Toretto bisa bales bahwa sekalipun mudah ditebak, seenggaknya g tahu buat apa g melakukan sesuatu. Keren kan keluarga itu. Jadi apapun dan bagaimanapun keluarga kalian, berbanggalah.

Omong2 soal tradisi. Ada film singkat sebelumnya yaitu tentang Anna dan Elsa. g buat di post lain aja ya, soalnya ini udah panjang bgd haha.
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates