Awal Maret agak menyebalkan karena apa yang dinantikan ngga datang-datang. Tepat di hari Papa ultah, yang diharapkan datang, Hore. Jumlahnya juga melebihi ekspektasi. Terima kasih Tuhan. Akhirnya semuanya bisa selesai. Senaaang bgd deh rasanya semuanya akhirnya selesai. Bisa mulai baru lagi dan bisa membantu orang lain lagi. Puji Syukur ke hadirat Tuhan yang luar biasa.

Sayangnya di bulan maret ini juga aq melakukan kesalahan yang luar biasa. Entah itu datang darimana monsternya, entah bagaimana bisa begitu, ginger aja sampai takut sama apa yang aq lakukan. Asli menyedihkan, menjijikan dan menyebalkan bgd kalau mengingatnya. Aq ga bisa berhenti menangis untuk itu dan untuk pertama kalinya dalam hidup tangan aq bergetar saat memegang roti dan anggur perjamuan. Takutnya luar biasa sama Tuhan akan apa yang udah dilakukan di hari sebelumnya. Ampun ya Tuhan. Ampun atas segala kesalahan yang sudah terjadi.

Rasanya pengen bgd pergi jauh karena itulah yang bisa membuat lebih baik karena kalau masih ada disini maka kemungkinan itu terjadi masih ada. Mungkin ngga separah yang kemarin tapi toh tetap aja bisa berulang.


Semoga bisa menjadi lebih baik lagi di bulan April. Awal april ditandai dengan kebangkitan Tuhan. Semoga aq bisa lebih baik dan terus mengingat kebaikan dan pengorbanan Tuhan untuk ngga lagi melakukan yang tidak menyenangkan bagi Tuhan. Amin

Terima kasih untuk bulan Maret ya Tuhan. Selamat datang April. Tambahannya, aq udah mulai lagi buat nabung dan nyicil untuk ke Holyland buat mama dan buat aq sendiri. Semoga semuanya bisa terjadi sesuai dengan waktuNya Tuhan. Amin.
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,
Another 28





sebentar lagi :)
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Kata ginger, tomb raider itu awalnya dari games trus dibuat film. Pemeran utamanya namanya Lara Croft. Dulu di perankan oleh Angelina Jolie, nah di film yg baru pemerannya diganti jadi Alicia Vikander. Klo Menurut ginger karena di Jolie udh ketuaan.

Cerita awalnya tentang seorang cewek tomboi yang punya hobi olahraga tinju tapi ga bisa bayar uang sewa ruang latihannya. Si ginger bilang ini salah karena harusnya lara croft itu orang kaya. Ternyata diceritakan kalau dia bisa menerima seluruh kekayaan keluarganya kalau dia mau menandatangani surat yang menyatakan ayahnya udh meninggal dan dia ga mau karena masih berharap ayahnya masih ada.

Karena sebuah masalah kecil, dia jadi ada pada situasi untuk menandatangani surat tersebut diatas namun tidak jadi karena diberikan sebuah replika mainan teka-teki dari Jepang. Yang hanya dengan dimainkan sekali lalu mengeluarkan secatik kertas dengan teka-teki. Lara akhirnya mengikuti petunjuk tersebut yang akhirnya membawa dia ke sebuah pulau dan menemukan sesuatu disana.


Filmnya full action dan lumayan seru tapi qo si lara udh kaya Bernard bear yang ga bisa mati. Dia kuat bgd dan bisa bertahan dalam situasi apapun. Lihat dia di film ini berasa cape bgd. Lari sana lari sini, mesti sembunyi, trus mesti berantem, dipukulin. Cape aja ngeliat nya. Too good to be true untuk seorang cewek bisa menanggung semuanya. Dari sisi cerita masih lumayan oke.
Dari sisi teka-teki juga oke, udh kya nonton conan yang harus memecahkan kode atau petunjuk tertentu. Bahkan sampai di akhir film masih terlihat petunjuk ke arah teka-teki berikutnya.

Tambahan, g qo agak bersimpati sama tokoh antagonis dalam film ini. Dia bertahun-tahun ngga pulang hanya karena blm berhasil menemukan makam himiko. Dia juga ga serakah dengan harus membawa keseluruhan nayat himiko tapi bawa sedikit saja sebagai bukti. Cuma ya tetep aja dia akhirnya ga bisa pulang sih. Kasihan ya. Padahal kan dia cuma pengen cepet pulang buat ketemu sama anaknya.
Read More..
Posted by Fronita Labels:


Libur maret ini dimanfaatkan dengan pergi ke ocean dream samudra bareng sama orang rumah. Seperti biasa tujuannya buat menyenangkan si keponakan kesayangan, Dominic. Sayangnya kali ini acara tidak berjalan dengan baik hiks.

Mulai dari Dom jatoh di depan pintu gerbang utama ocean dream. Jatohnya lumayan dan bikin kedua dengkul nya luka dan merah. Tentunya perih. Hal itu bikin dia uring2an jadinya. Trus ditambah hujan yg turun dengab deras lalu ga berhenti sampai menjelang siang. Menyebalkan banged karena kami kehujanan tiap mau pindah lokasi atraksi.

Akhirnya kami cuma dapat 3 lokasi atraksi saja. Tapi yang atraksi utamanya dapat sih yaitu pertunjukan lumba-lumba. Di ocean dream samudra ada 5 atraksi yaitu lumba-lumba, singa laut, pirates, 4D dan aneka satwa. Kami ga mengunjungi aneka satwa dan pirates. Sebenarnya bisa aja sih kalau mau cuma kami terjeda sama makan siang dan atraksi tersebut jam nya jauh sekali dari waktu selesainya kami makan siang ditambah dom makin uring2an, jadi diputuskan untuk pulang saja.


Walaupun cuma 3 tapi ya lumayanlah yaak. Skrng waktunya berbagi ulasan perihal atraksi tersebut.

1. Pertunjukan lumba-lumba
Ini bisa dibilang pertunjukan utama dari ocean dream samudra. Tempat nya luas jadi bisa menampung banyak pengunjung. Atraksinya berawal dengan cerita perihal lumba-lumba. Pasti banyak yang salah juga selama ini yg mengira kalau lumba-lumba adalah ikan. Nah itu salah besar. Lumba-lumba adalah mamalia. Bernapas dengan paru-paru dan berkembang biak dengan cara melahirkan, sama seperti manusia. Kalau ikan kan bernapas dengan insang dan berkembang biak dengan cara bertelur.

Setelahnya ada pertunjukan berbagai macam gaya lumba-lumba yang lucu dan keren. Berikut beberapa fotonya yang bisa diambil. Lumayan kan hehe
Setelah nonton pertunjukan, kita bisa berfoto dengan biaya tertentu. Kmrn sih nanya harganya 50rb per foto dan langsung dicetak. Cuma karena dom uring2an jadinya ga jadi deh mau foto.






2. Pertunjukan singa laut
Ada 3 singa laut yang diperlihatkan. Mereka bereaksi tertentu. Ada yang bisa main basket, ada yang bisa menangkap bola dengan moncong nya. Ada jga yang bisa berjoget mengikuti pemandu nya. Lucu bgd. Apalagi ekspresi nya yang bisa nyengir dan ketawa.
Berikut beberapa gambarnya.


3. 4D
Yang ini sih sebenarnya Kya nonton bioskop aja tapi yang 4D. Lebih seru kalau di bioskop 4dx2d sih karena semuanya ada, dari air, angin, gerakan kursi. Kalau disini cuma angin dan gerakan kursi aja. Waktu g nonton 4d di Singapura, sampe semut merayap tuh berasa. Ada kya yang ngegelitik di kaki. Ya nanti kali Indonesia punya hehe. Disini ga hisa foto karena kan nonton. Yang menarik sih jalan masuk menuju studionya. Ada lorong panjang berliku dan ada laba-laba besar di tengah jalan. Pas kmrn g jalan sambil gendong dom, astaga dia meluk kenceng bgd karena takut laba-laba.

Sisanya sih ga tau, cuma kalau yg pirates kyanya pertunjukan drama dengan adegan di air. Ini kyanya ga cocok buat anak kecil tapi keliatan seru. Kami udh mau nonton cuma karena hujan, beberapa tempat duduknya ga bisa dipakai karena tanpa atap.

Kalau yang satunya sepertinya mirip dengan yang singa laut cuma binatang nya aja yang beda. Jadi worth it deh kesana.
Oia tiket masuknya kalau hari biasa tuh 85rb, kalau weekend atau libur tuh 130rb. Kmrn kami lagi dapat promosi kalau yang cewek setengah harga.
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,

Akhirnya g berhasil baca semua buku seri Dilan. Seperti yang pernah disampaikan pada tulisan sebelumnya tentang Buku Dilan (1990) dan filmnya. Baca buku yang berikutnya bikin kita makin tahu bagaimana karakter mereka masing-masing sesungguhnya dan amat sangat disayangkan kalau mereka tidak mampu bertahan saat itu hanya karena kurangnya komunikasi. Memang ada beberapa hal yang menurut g pribadi harusnya bisa ditoleransi dan diperbaiki namun benar seperti yang Dilan katakan, apa yang bisa dilakukan dan dipikirkan oleh anak usia 18 tahun yang mungkin lebih menonjolkan emosi dan keegoisan untuk menuruti keinginan mereka sendiri tanpa memikirkan jauh ke depan.

Andai saja mereka bisa lebih baik lagi jujur satu sama lain dan berkomunikasi, mungkin seperti Ale dan Anya di Critical Eleven yang akhirnya mampu mengingat masa-masa bahagia dan menjadikannya kekuatan untuk kembali menerima satu sama lain walau memang ada kesalahan besar yang ada di dalamnya. Milea hanya khawatir yang teramat sangat karena dia teramat sangat sayang Dilan. Dia berpikir dengan mendiamkan Dilan saat temannya meninggal karena diserang akan membuat Dilan sadar dan tidak akan pernah melakukan kenakalan lagi namun justru Dilan yang butuh teman saat itu. Dilan yang kalut karena ngga tahu harus bagaimana dan tentunya berkeinginan kuat untuk membalaskan dendam atas kematian temannya.


Namun toh kita menemukan akhirnya bahwa Dilan bertobat dengan sendirinya dan memilih hal positif lain yaitu ngeband dan meninggalkan kenakalan yang sebelumnya dengan sendirinya namun dia juga menemukan sesuatu yang ganjil di Milea yaitu dia sudah pergi dengan lelaki lain entah siapa itu namun Dilan menyimpan itu dan menganggap kalau Milea sudah tidak lagi memikirkan dia dan dengan mudahnya berpindah hati. Padahal ya kalau g pribadi menilai Dilan tuh anak baik dan pacara yang sangat pengertian. Mana ada pacar yang nemenin pacarnya nemuin manta pacarnya dan dia ngga mau dengerin apa yang mereka bicarakan. Keren.

Kisah mereka memberikan banyak sekali pelajaran kalau menurut g. Bagaimana kita bisa menghargai satu sama lain dan berusaha memengerti apa yang sebelumnya ada di hidup pasangan kita masing-masing saat belum bersama kita. Kita ga boleh merenggut semua hal yang mereka punya walau sekarang mereka sudah miliki kita. Ada hal yang bisa ditoleransi, mungkin ga banyak. Pelajaran langsung dari lingkungan g adalah cowok ga dibolehin main futsal karena sudah berkeluarga, padahal kan cuma 1 minggu sekali. Kalau menurut g sih ya bolehin aja, tapi itu toh kembali menjadi pilihan si cowok, apakah dia menerima larangan istrinya atau dia malah mencoba mempertahankan keinginannya, namun jangan dengan keributan ya. ginger ngajarin g kalau keinginan bisa disampaikan dengan cara baik-baik qo bukan dengan emosi. dan jika berhasil atau gagal pun ngga akan ada hurt feeling.

Dilan dan Milea adalah contoh luar biasa untuk sebuah kisah cinta. Patut diacungi jempol untuk rayuan dan tindakan Dilan terhadap Milea, coba deh ada ga yang mau ngerayu cewek minta didoain dulu sama mamanya hehe, cuma Dilan kali, sampe minta air minumnya dibacain Al-Fatiha haha
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Karena ga sempat nonton film ini, akhirnya g baca aja bukunya. Kyanya cara ini akan g pakai untuk beberapa film yang emang dari buku atau dibuatkan jadi buku yang g ga sempat nonton. Jika rencana berhasil, maka budget untuk beli buku setiap bulan ada lagi, yeayyyy.

Sebelum lanjut sama ceritanya, g mau jelasin dulu artinya Critical Eleven (seriusan awalnya g juga ga pernah tahu kalau istilah ini ada haha). Nah Critical Eleven adalah sebuah istilah dalam dunia penerbangan yang artinya 11 menit paling kritikal bagi semua crew pesawat terbang. 11 menit itu terdiri dari 3 menit setelah take off dan 8 menit sebelum landing. Di waktu-waktu tersebut, semua crew berkonsentrasi, buat kita para penumpang, pastinya harus pasang sit belt dan menegakkan sandaran kursi. Kenapa kritikal, karena di 11 menit inilah yang sering terjadi kecelakaan. Kenapa ini dijadikan judul buku ini, pendapat g sih karena pertemuan Ale dan Anya (tokoh utama dalam buku ini) terjadi di pesawat terbang dan pertemuan itu yang menentukan cerita selanjutnya. Anya mengambil critical eleven juga dalam sebuah pertemuan. Terdiri atas 3 menit pertama saat bertemu yaitu bagaimana senyumnya, gesture nya dan dan juga sikap kita terhadap dia lalu 8 menit saat mau berpisah, apa yang diucapkan, bagaimana sikapnya saat mau berpisah.

Kisah Ale dan Anya sangat menyentuh menurut g. Asli seneng bgd sama kisah cinta mereka. Apalagi Ale yang penuh kejutan tapi bener-bener romantis. Mungkin bisa dibilang ceritanya simple, hanya ada satu kasus yang memang berat untuk menguji cinta dan kedewasaan masing-masing dari mereka. Cara Ika Natasha menyajikannya juga berbeda dan bikin kita makin mengerti karakter dari masing-masing mereka. Baca Buku adalah salah satu hal yang g suka, nyokap aja udah sering bgd ngomel kalau lihat tumpukan buku yang g beli, katanya udah ga ada lagi tempat. Pengen beli rak buku tapi blm kesampean, semoga bisa di bulan ini, amin. Jadi ada banyak cara penulisan yang udah g baca. Yang modelnya kya Critical Eleven baru kali ini. Ika berhasil menyajikan kisah menyenangkan di tengah adanya konflik dan bisa membuatnya nyambung dengan kondisi dan situasi saat konflik tersebut. Jadi seperti benar-benar ada dalam situasi yang sama namun disajikan 2 kondisi yang berbeda.

Dalam kehidupan percintaan ada banyak cobaan, baik yang masih pacaran atau sudah menikah. Cobaan yang Ale dan Anya alami belum pernah g rasain sih tapi kebayang gimana sedih dan sakitnya. Pastinya move on dari cobaan ini jauh lebih susah daripada move on dari pacar atau mungkin suami yang sudah meninggalkan. Karena dengan mereka meninggalkan saja, sudah bisa diingat kesalahannya dari waktu meninggalkan itu. Tapi kalau cobaan yang satu ini benar-benar hubungannya sama Tuhan. Bukan karna dia yang mau meninggalkan Ale dan Anya tetapi Tuhan yang membuat seperti itu yang pastinya dengan maksud dan tujuan baik. Kalau menurut g sih ya untuk menguji cinta mereka berdua.


Komunikasi merupakan hal yang juga disoroti dalam buku ini. Banyak masalah yang sesungguhnya simple bisa jadi berat karena tidak adanya komunikasi. Ale dan Anya memang masih berkomunikasi namun hanya sekedar saja. Ale tidak tahu harus mulai darimana dan bagaimana cara maju dari posisinya sekarang sedangkan Anya, dia menunggu, hanya menunggu Ale minta maaf saja dan mau mengerti kalau dia tersakiti atas apa yang Ale katakan. Ale tahu kalau dia sudah menyakiti tapi dia ngga tahu bagaimana mengembalikan semuanya. Anya masih belum percaya dan ragu akan Ale karena takut disakiti lagi. Kalau semuanya bisa dikomunikasikan, duudk bareng, ngbrl dan bicara, rasanya harusnya bisa diselesaikan. Itu yang mereka ngga lakukan selama ini. Samua berkutat dengan pikiran masing-masing. Makin lama makin dibiarkan malah akan memicu cara berpikir yang berbeda lagi. Jadi komunikasi itu sangat penting, segera bicarakan apa yang mengganggu pikiran dengan pasangan.

Bagian paling bagus menurut g adalah saat Ale bilang, bukan orang yang rela mati untuk pasangannya yang bisa disebut romantis atau hebat. Justru dia adalah orang yang egois karena dia meninggalkan pasangannya dalam kesendirian dan derita yang mungkin tiada tara. Justru orang yang tetap ada dan bisa berdiri di samping kamu, bertahan untuk kamu, berkorban untuk kamu, ada untuk kamu walaupun pun kamu menjauhi atau mencoba menjauhkannya. Itu baru cowok. Begitu kata Ale.

oia satu hal lagi yang keren dalam buku ini yaitu banyaknya kutipan dari buku yang bagus-bagus dan pastinya pas untuk bagian ceritanya lalu juga cerita detail tentang tempat-tempat yang mereka kunjungi. What a great book :)
Read More..
Posted by Fronita Labels:

Sebenarnya ngga ada niatan nonton ini sebelumnya tapi karena emang udah rame bgd dan kyanya seru, bahkan skrng udah sampai 6 juta lebih kyanya total penontonnya. Ginger juga ngajakin buat nonton ini. Jadi ya udah deh nonton. Sebenernya udah tahu sebagian besar ceritanya karena udah baca Buku Dilan (1991) cuma ternyata itu buku keduanya dan yang dibuatkan film ini adalah buku yang pertama yaitu Dilan (1990) yang inti ceritanya tentang awal pertemuan Dilan dan Milea dan bagaimana mereka jadian, kalau yang belum baca buku keduanya mungkin akan mengira kalau mereka adalah pasangan sempurna dan pastinya akan melanggeng ke hubungan yang lebih lanjut namun nyatanya tidak. Setelah nonton, g berniat baca bukunya dulu sebelum nulis review karena ada yang mau dinilai yaitu bagaimana proses visualisasi yang dilakukan oleh sutradara atau produsernya dari buku ke film. Ngga banyak yang sukses melakukan itu tapi ngga sedikit juga yang berhasil. Harry Potter bisa dibilang cukup berhasil namun memang ada yang kurang dan dibuat berbeda untuk beberapa filmnya. Ini sih agak mengecewakan. Raditya Dika juga melakukan visualisasi hampir semua bukunya dalam bentuk film. Ada yang oke namun ada yang ngga juga. Koala Kumal menurut g sih ngga oke karena ngga sesuai dan ya jadinya disesuaikan untuk dibuat sebuah film. Entah itu hitungannya benar dan oke atau malah jadi ngga sesuai sama yang di buku ya. Nah untuk Dilan, sepertinya diambil benar-benar sama dengan apa yang ditulis di buku, bahkan dialognya pun sama persis. Bahkan penggambaran yang dibuat juga sama persis dengan adegan yang ada di film. Ngga kreatif?ngga juga sih. Mungkin malah jadi sesuai ekspektasi kali ya.

Kalau menurut ginger, ngga ada yang istimewa dari cerita Dilan karena ini adalah kisah asmara remaja tahun 1990. Era nya ngga jauh berbeda dengan anak zaman now sebenernya. Dan memang punya masa sendiri, begitu kata dia. Kalau pendapat pribadi g sih Dilan itu cowok yang cukup istimewa. Kalau kalian baca bukunya kalian akan tahu kenapa bisa ada 2 karakter yang bertolak belakang yang hidup dalam diri seorang Dilan (ini juga komentar ginger karena dia bilang terlalu mengada-ada kalau ada orang yang hidup dengan 2 karakter yang bertolak belakang seperti Dilan). Dilan anak tentara, kerasnya hidup mungkin dia sudah alami saat jadi anak kolong semasa bapaknya masih bertugas. Ibunya bisa dibilang bukan orang Indonesia dan sepertinya belum mau mengakui kalau dia orang Indonesia walaupun asalnya dari Provinsi yang diakui secara de facto sebagai bagian dari Indonesia. Mungkin 2 karakter ini yang menurun pada Dilan sehingga dia berani, tegas, pembangkang dan bisa jadi Panglima Tempur. Karakter satunya didapat dari hobbynya membaca buku (ini yang ginger ga tahu karena dia ga baca bukunya, cuma nonton doang, sama kya kalian kali yaa hehe) satra dan puisi bahkan ada satu cerita di buku yang menuliskan kalau dia dikasih hadiah ulang tahun berupak buku Buya Hamka sebanyak 30 buku oleh ayahnya dan langsung dihabiskan. Jadi ga heran kalau dia agak puitis.


Yang menarik adalah soal Milea. Pendapat pribadi g membawa pada kesimpulan bahwa memang Milea tidak layak untuk Dilan, itulah sebabnya mereka tidak bersatu. Milea sudah memiliki Beni. Di dalam bukunya dia cukup jujur untuk menuliskan bahwa dia sudah tidak lagi menginginkan Beni saat dia sudah mengenal Dilan. Sungguh hal yang sangat tidak baik, bukan? Jadi dia dengan mudahnya memutuskan pacarnya karena dia sudah merasa aman akan mendapatkan gantinya padahal dia belum sepenuhnya mengetahui bagaimana Dilan sesungguhnya. Emosi sesaat?Ego? nggalah. Kan dia udah tahu Beni seperti apa, kenapa ngga dari dulu dia memutuskan untuk putus? Pastinya karena belum ada gantinya. G pernah punya temen yang kya begini.Yang pasti jadinya isinya hanya terus menerus mencari yang lebih baik dan dengan mudahnya berpaling saat menemukan satu kesalahan dari pasangan yang dia punya. Bukan belain Beni ya dalam hal ini, g juga ga suka sama dia karena kasar dan pemarah. Terutama sih kata-katanya ya.

Dilan juga tidak sebegitunya cinta kepada Milea. Memang diceritakan kalau belum pernah dia berusaha semaksimal ini kepada wanita manapun selain Milea, itu sebabnya semua hal yang dilakukannya ke Milea pastinya membekas dengan sangat. Tetapi Dilan tidak sanggup mempertahankan hubungannya dan lebih memilih untuk pisah karena dia tidak bisa mengatur dan memilih antara teman, solidaritas dan rasa cintanya. Di Film dan Buku Dilan (1990), bisa kalian baca bahwa akar permasalahan sudah timbul sejak Milea memakasa Dilan untuk jalan-jalan saat dia sedang mengatur strategi pembalasan dengan Anhar dan lainnya. Sama seperti semua lelaki di dunia ini, saat masih pedekate dan belum mendapatkan wanita pujaannya, pastinya apapun akan dilakukan termasuk yang tidak disukai, hal itu akan berlaku berbeda saat sudah jadian, walaupun dengan kasus yang sama, kenapa? Karena udah dapet. Udah ngga lagi harus rela berkorban. Nah bagian ini yang kebanyakan orang kalah dan gagal, Dilan termasuk salah satunya. Dia gagal untuk bisa kembali berkorban demi apa yang sudah dia perjuangkan dengan sangat sebelumnya. Jika kalian sudah membaca atau menonton Critical Eleven, Ale merupakan contoh kebalikan dari Dilan. Walaupun di awal dia belum bisa memaafkan Anya sepenuhnya dan tidak bisa memulai pembicaraan atau sikap yang lebih baik namun dia bertahan dan terus bertahan, mencari cara dan waktu yang tepat bahkan alasan untuk bisa kembali lagi. Dilan melakukan sebaliknya, dia menyerah di kesempatan pertama.

Walaupun g sempat meragukan Iqbal sebagai Dilan naun kenyataannya dia mampu memerankan dengan baik. Sebenernya g punya beberapa nama kandidat yang menurut g lebih cocok untuk memerankan Dilan daripada Iqbal, nama yang paling oke muncul saat diskusi dengan Ginger adalah Herjunot Ali. Jadi inget waktu dia memerankan Alex di film Sunshine Becomes you, cocok bgd galaknya, Sayangnya film ini seperti tidak digarap dengan serius, padahal bukunya bagus bgd. Vanesha Pricillia yang bagus untuk jadi Milea. DIa benar-benar mewarisi keluguan kakaknya (Sissy Pricillia). Kalian semua pasti masih ingat karakter Milly di Film AADC, ya begitulah Milea dalam film ini. Kepolosan, keluguannya sama sekali ga dibuat-buat, benar-benar pas dan cocok.

Kisah Dilan dan Milea ini sangatlah lucu dan bisa bikin senyum-senyum sendiri, mengingat masa dimana ada orang yang sebegitunya kepada seseorang untuk mendapatkan hatinya. Jadi inget waktu Jika kalian masih memiliki dia sampai hari ini, bersyukurlah dan miliki dia sepenuhnya karena dia berhasil dan jauh lebih baik dari Dilan.
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,
Monday, March 5, 2018 at 8:37 PM |

Rating nya ga terlalu bagus. Rata-ratanya cuma sekitar 6. Tapi trailernya menantang haha. Istilah yang g sama ginger pake kalau ada film yang agak ga normal hehe. Ternyata ceritanya agak membosankan walau penuh makna dan sarat politik. Kisahnya sebenernya sedih. Tentang seorang gadis bernama Dominika (Jennifer Lawrence) yang mempunyai seorang ibu yang sakit-sakitan, kyanya aih Parkinson's sakitnya soalnya tubuhnya kya kaku dan susah digerakkan. Dia sayang banged sama ibunya. Ngga diceritakan ayahnya dimana dan kemana padahal mnrt g akan seru dan lebih menarik jika memasukkan unsur cerita ayahnya sedikit karena udh dipancing dengan kata-kata ibunya yang bilang kalau mereka menjauhkan Dominika sejak kecil dari pamannya.

Latar belakang ceritanya diambil di negara Rusia. Sepertinya setting cerita nya sih di zaman sekarang namun entah kenapa mereka membawa unsur-unsur politik yang sangat kental tentang US dan Rusia. Dimana ditunjukkan bahwa sampai hari ini, perselisihan antar kedua negara itu sesungguhnya tidak pernah berakhir. Mereka masih dalam situasi perang dingin namun benar-benar tidak kentara. Rusia menyiapkan pasukan secara diam-diam namun dalam konsep yang agak aneh kalau menurut pendapat pribadi g sih. Mereka menamakannya Sparrow. Isinya anak-anak muda yang diajarin konsep macam-macam tapi yang paling penting adalah soal bahwa negara sudah menampung mereka sejak lahir, kini saat mereka dewasa, mereka harus memberikan semuanya pada negara, apapun itu, bagaimanapun itu. Walaupun harus melakukan tindakan yang tidak senonoh di depan umum. Luar biasa bgd yaa


Cerita sedih yang tadi g sampaikan di awal adalah karena Dominika yang secara sengaja diatur hidupnya mendapatkan kesialan yang luar biasa. Profesinya adalah penari dan kakinya dicederai. Ginger bilang aset seorang penari adalah kaki, tentunya semua itu mematahkan kariernya. Demi ibunya, dia dipaksa melakukan pekerjaan sebagai agen dan masuk ke sparrow. Tidak sia-sia dia disana karena akhirnya dia mampu bangkit dan memperbaiki hidupnya bahkan dijadikan pahlawan bagi Rusia, padahal yang dia lakukan adalah sebaliknya.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Friday, March 2, 2018 at 7:51 PM |

The Post

Ginger semangat buat nonton film ini karea ratingnya yang tinggi dan diperankan oleh 2 orang pemain film yang terkenal bagus dalam akting. Mereka adalah Tom Hanks dan Meryl Streep. Ceritanya diadopsi dari kisah nyata. Sutradaranya Stephen Spielberg. Gimana, setuju kan sama ginger kalau film ini adalah film yang bagus?

Cerita yang diangkat berdasarkan kisah nyata yang terjadi di US beberapa waktu lalu. Kalau yang ngga suka cerita drama, film ini akan agak membosankan. Selain durasinya yang lama, ceritanya memang drama semua, walau agak sedikit menegangkan kalau menurut g. Inti cerita adalah tentang sebuah perusahaan surat kabar yang sesungguhnya sudah hampir bangkrut dan sedang berusaha bangkit dengan cara menjual sahamnya ke publik. Namun hal ini pun masih belum berhasil sempurna karena dianggap tidak terpercaya dan layak untuk dibeli oleh para investor. Kalau soal dari kualitas perusahaan mungkin masih bisa masuk akal sih namun ada yang g ga suka yaitu alasan karena pemimpinnya perempuan. Loh emangnya kenapa? ya Mungkin di masa itu masih jarang kali ya. Tapi kalian bisa lihat bahwa Kay Graham bisa memimpin dengan baik dan menunjukkannya.

Film ini mencoba untuk memaparkan bagaimana pemerintah US sesungguhnya telah menjadi pembohong besar bagi rakyatnya sendiri. Kisah yang diangkat adalah perihal perang Vietnam yang berlangsung cukup lama dan menyita tentunya banyak tenaga baik dari sisi tentara, uang, waktu dan lainnya. Pemerintah berdalih bahwa perjuangan tinggal sedikit dan bisa dimenangkan namun dalam kenyataannya sesungguhnya mereka sudah kalah sejak tahun-tahun pertama namun tidak mau mengakuinya. Mereka mengorbankan banyak anak muda untuk wajib militer hanya demi menutupi kekalahannya. Hal ini yang ingin diungkapkan oleh seorang mantan Menteri Pertahanan dan seorang wartawan yang secara langsung terjun dan meliput perang. Kebocoran ini dimulai oleh New York Times yang lalu dilayangkan surat peringatan oleh Mahkamah Konstitusi. The Washington Post, koran milik Kay Graham telah mendapatkan juga informasi yang sama yang merupakan lanjutan dari apa yang sudah diterbitkan oleh New York Times. Ben Bradlee (Tom Hanks) yang merupakan pimpinan redaksi sangat bersemangat untuk menerbitkan berita ini namun banyak pihak yang melarang, tinggal Kay yang harus memutuskan sebagai pemilik The Washington Post. Menurut ginger, harusnya ada yang seperti ini di Indonesia, yang rela dipenjara atau mendapatkan hukuman namun berani mengungkapkan fakta kalau memang ada kesalahan sekalipun itu kesalahan pemerintah atau presiden.


Oia g pribadi menyoroti kehidupan dari Ben Bradlee yang memiliki keluarga yang sangat pengertian. Istri yang amat sangat mengerti pekerjaan suaminya. Kalian bisa lihat saat rumahnya dijadikan tempat kerja, dengan senang hati dia membuatkan makanan dan minuman untuk suami dan semua teman kerjanya. Anaknya pun turut andil walau sesungguhnya dia mendapatkan keuntungan karena menjual lemon buatannya. Keluarga yang sungguh luar biasa. Karena ngga banyak yang bisa mengerti profesi pasangannya apalagi seperti Ben yang jam kerjanya ngga jelas dan kadang baru sampai rumah lalu bisa pergi lagi.

Kesimpulan dan nilai yang bisa diambil dari film ini adalah tentang menegakkan kebenaran apapun resikonya. Cuma ya emang sih ngga sebegitu mudahnya seperti apa yang terjadi di film karena kalau di dunia nyata, orang yang menegakkan kebenaran pastinya hidupnya agak terancam, ngga sedikit yang masuk penjara bahkan sampai meninggal dan ngga diketahui kenapa dan bagaimana prosesnya. Yang ada cuma tinggal nama saja. Perjuangan Kay dan Ben di film ini didukung oleh banyak surat kabar lainnya yang mana menjadi pede karena ada yang mencontohkannya.
Read More..
Posted by Fronita Labels:

Rating film ini lumayan tinggi yaitu 97 (RT), 78 (IMDB) dan 88 (Metacritics). Dari sisi box office juga karena promonya udh lumayan kencang dari sebelum penayangan nya. Marvel sekali lagi berhasil untuk film seri jagoan yang dirilisnya. Entah kenapa yang kepikiran selalu membandingkan dengan DC.

Dari sisi cerita, Marvel seperti biasa mampu menyajikan kisah yang cukup mudah dimengerti dan cukup berjalan dengan baik. Memang ada beberapa hal janggal dan agak memaksa seperti adegan dimana tiba-tiba Nakia munucl saat Killmonger memerintahkan untuk membakar semua tanaman penghasil herb berbentuk hati yang memberikan kekuatan black panther. Adegannya agak kurang pas. Ginger aja dengan mudah menebak hal tersebut. Memang benar sesuai jalan cerita bahwa butuh 1 untuk bisa diberikan ke T'Challa untuk dia bisa melawan Killmonger nantinya tapi caranya agak kurang pas. Yang berikutnya adalah soal pertempuran mereka di lintasan kereta api. Secara logika, jika tanpa kekuatan maka seharusnya si T'Challa akan kalah karena dia bukan tentara terlatih seperti Killmonger. Justru harusnya mererka bertempur dengan baju black panther karena masih ada kemungkinan T'Challa menang dengan alasan sudah lebih menguasai nya.


Teknologi yang ditampilkan sangat keren. Yang ini jadi nilai lebih buat film ini. Jadi kepikiran apakah teknologi tersebut sudah ada ya di dunia nyata? Karena seperti mudah sekali menyembuhkan orang yang terluka.

Nilai dari film ini menurut ginger adalah pesan yang tersirat saat T'Challa marah kepada bapaknya saat dia masuk ke dunia leluhur untuk kedua kalinya. Dia berkata hanya karena untuk melindungi jati diri mereka sendiri agar tidak diketahui oleh dunia luar, mereka melakukan sesuatu yang tidak benar dan tidak semestinya. Jadi inget film Thor, saat Odin menghancurkan dunia Frooz, dia tidak membunuh Loki, melainkan membawanya pulang, menjadikan dia anaknya dan mengajarkan dia bagaimana menjadi seorang Asgard, ya walaupun dia gagal dan Loki berkhianat, itu kasus lain tapi yang pasti dia bertindak benar dengan tidak membunuh yang tidak ada kaitannya. Itu yang seharusnya dilakukan T'Chaka pada Killmonger.
Oia yang membuat g senang sih, karena setting filmnya di Wakanda, Afrika. Senang karena tokoh yang mereka gunakan sebagian besar adalah orang kulit hitam. Proposional yang pas untuk film ini dan senang aja lihatnya daripada kebanyakan nonton film orang bule hehe. Oia ada adegan dimana si Jenderal menantang Pacarnya sendiri dan dia menjawab dengan sangat tegas, jika demi Wakanda dan dia harus melawan pacarnya, ngga usah ditanya lagi, semua akan dilakukannya. Keren.

Seperti kebanyakan film Marvel lain, jangan cepat beranjak dari tempat duduk kalian setelah filmnya selesai. Dan kali ini cuplikannya cukup bermanfaat daripada waktu kalian nonton Spider-Man Homecoming. Percaya deh.

Read More..
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates