Mei termasuk bulan yang banyak libur, senang bisa punya banyak waktu libir sebenarnya tapi malah jadi bencana. Hari libur yang menyenangkan malah jadi bahan ribut. Ya sudahlah, coba untuk bertahan dan bersabar menjelang waktunya datang.

Hal menyenangkan muncul saat semua sudah diselesaikan. Pundi-pundi sudah bisa diisi lagi, hanya tinghal sedikit lagi dan ada nama aq bisa tertera di dalam pundi-pundi tersebut. Terima kasih Tuhan.

Keburukan masih terus terjadi. Bulan ini intensitas nya bertambah. Agak menyebalkan bahkan sangat menyebalkan yang ada tapi kalau dikomplain cuma keributan yang ada dan makin sakit aja. Jadi kembali pada dua kata tadi yaitu bertahan dan bersabar.


Sisanya semua bisa dilakukan dengan baik. Ya udh ga terlalu sedih lagi soal masalah buka puasa karena udh cape bahasnya dan hasilnya akan sama aja. Jadi ya udhlah pasrah aja.

Selebihnya terima kasih buat bulan mei. Selamat datang juni. Selama datang hari-hari libur. Yeaaah..semoga tidak terganggu oleh hal tidak menyenangkan seperti di bulan mei. Amin.
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,

Kalau yg ini ginger salah liat jadwal terus. Dia blg udh main padahal blm ada jadwalnya, dia ngotot pernah liat jadwalnya udh muncul. Ya sudahlah yak. Toh akhirnya kami nonton juga hehe. Sama seperti film sebelumnya, kalian akan menemukan banyak sekali kekonyolan yang dilakukan oleh Wade Wilson. Tapi sesungguhnya ada cerita sedih yang mau ditampilkan dalam film ini.

Pastinya semua masih ingat di film pertama kalau Wade berubah menjadi jelek dan awalnya sempat ditolak oleh Vanessa, pacarnya. Nah di film yang kedua ini, mereka udh saling menerima lagi dan hubungannya sudah membaik bahkan mereka berencana untuk mempunyai anak. Sayangnya, kejadian tak terduga terjadi, Vanessa terbunuh.


Wade menjadi stress dan tidak punya arah tujuan sampai ditemukan oleh teman-temannya dari X-MEN. Teman X-MEN yang ngga pernah ada dalam film X-Men manapun yang pernah g tonton. Berawal dari sinilah cerita sesungguhnya. Sebenernya Wade udh bikon spoiler tentang film ini bahwa ini film keluarga tapi pastinya ga percaya namun ternyata pas di akhir film, akhirnya kita akan percaya kenapa dia blg ini film keluarga hehe.

Russel menjadi sumber masalah karena dialah yang akan dijadikan tokoh sentral. Kalau kalian liat posternya, Deadpool ditemani oleh 2 org yaitu cewek dengan rambut kribo dan lelaki yang kaku. Nah 2 ini lah yang akan menjadi keluarga Deadpool pada akhirnya. Yang satu adalah si beruntung, asli beruntung bgd. Dalam kesempatan apapun dia selalu beruntung, dia ga punya keahlian apa-apa tapi dia sangat beruntung. Ya klo kata ginger, dia jago berantemlah. Nah yang satunya datang dari masa depan untuk mencegah kejadian di masa depan terjadi terhadap anak dan istrinya yang ternyata adalah ulah Russell.

Mereka berjuang menenangkan Russel agar tidaj melakukan pembunuhan pertama terhadap kepala sekolah nya. Itulah awalnya terbentuk sebuah keluarga. Untuk pertempuran masih sama dan dibumbui humor yang lucu seperti Deadpool sebelumnya. Agak aneh dan bingung kalau benar nanti Deadpool akan ikutan dalam Avengers, rasanya sangat tidak cocok. Masih lebih baik si Ant-Man.

Tapi untuk beberapa hal, Wade dalam cerita ini seperti ada hubungannya dengan Wade dalam cerita Wolverine dan yang memerankan pun sama yaitu si Ryan Reynolds. Apakah emang sama ya?tapi kan Wade di Wolverine udh mati. Kyanya cuma dihubungkan aja kali ya. Wade Deadpool sama seperti Wolverine, ga bisa mati. Oia kalian akan paham pada akhirnya kenapa di adegan pertama ada mainan Wolverine yang ditusuk, itu karena Wade benci Wolverine.

Cerita yang cukup menghibur tapi sama seperti sebelumnya agak kyrang oke kalau ngajak anak-anak karena banyak kekerasan dan ada yang agak kurang pas dilihat anak-anak.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Bikin sendiri loh. Tampangnya enak ya.
tapi ternyata tengahnya belum mateng wkwkkwkwk






Read More..
Posted by Fronita Labels: ,
Saturday, May 26, 2018 at 7:52 PM | 0 comments

Karena ngga ada kegiatan yang bisa dilakukan di bulan puasa maka akhirnya menonton film yang ga jelas asal bisa mengisi waktu wkwkwk. Ini film Indonesia dan g agak ga respect sebenernya karena yang main adalah Nikita Willy. Menurut g dia berdandan lebih dewasa dari usianya hehe.
Ekspektasi g agak salah. Mainnya lumayan sih. Dibandingkan film Indonesia terakhir yang g tonton (212), akting para pemainnya jauh lebih baik. Cuma kalau menurut g sih cerita tentang alas pati nya yang harusnya kental dalam film yang menunjukkannya malah hanya sedikit sekali. Paling cuma 5-10 menit awal. Sisanya hanya bercerita tentang bagaimana hantu mengejar satu persatu dari personil yang pergi kesana dan akhirnya membuat mereka semua menemui ajal (spoiler ya haha).


Harusnya ada lebih banyak cerita tentang alas pati sendiri. Apa dan bagaimana, masukan unsur sejarahnya sehingga orang bisa tahu cerita tentang tempat tersebut. Hantu yang ditampilkan dalam film ini tidak kontinuitas. Entah apa yang mau ditunjukkan oleh si sutradara, kalau emang hantu temannya, ya bukan itu yang muncul, yang ada malah seperti kuntilanak, malah ginger bilang kalau mungkin yang mati lagi hamil jadi dia berubah jadi kuntilanak wkwkwk. Lalu di bagian lain ditunjukkan kalau hantunya adalah laki-laki yang memang sudah menjadi mayat di alas pati. Jadi ga jelas apa yang kau ditunjukkan.

Awalnya g tebak akhirnya adalah mereka semua mati oleh hantu asli saat mereka kembali ke lokasi kejadian, sama seperti film Jailangkung yang pertama kali yang diperankan oleh DJ Winky salah satunya. Tapi g salah. Malah lebih ga jelas dari itu.
Lalu salah satu temannya juga ga jelas meninggal nya karena diperlihatkan lari ke hutan eh matinya jatuh dari gedung. Kalau kata ginger adegan di rumah raya cukup oke karena walaupun banyak kaca tapi pantulannya ngga terlihat. Cuma pencahayaan dan lainnya sama seperti nonton FTV, khas Indonesia yang butuh ditingkatkan lagi.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Sunday, May 20, 2018 at 7:54 PM | 0 comments

Ide ceritanya sih bagus. Teknologi masa depan yang keren. Tapi kyanya penyampaian nya yang kurang oke makanya rating nya kurang bagus. Begitu menurut ginger. Lalu kalau menurut g sih pasangan mainnya Amanda Seyfried kurang muda jadi ya agak kurang cocok aja. Sama seperti film sebelumnya Amanda Seyfried yang g tonton (Love Lace), filmnya dipenuhi oleh adegan yang kalau di Indonesia pastinya dipotong sana sini. Sebenernya ya kalau menurut g dengan ide cerita seperti ini, adegan tersebut ngga terlalu penting. Kalau film Love Lace sih emg dibutuhkan karena emang ceritanya berhubungan dengan adegan tersebut tapi kalau film ini sebenarnya lebih bagus dia menunjukkan sisi teknologi nya.


Kalau dari sisi pemain, semua memainkan peran yang cukup bagus. Kontinuitas dari adegan juga masih dapet. Cuma jujur aja agak ga ngerti tentang kenapa harus ada pembunuhan dari setiap klien Anon yang sudah dimanipulasi record nya. Apa tujuan Cyrus untuk melakukan hal tersebut. Apa untungnya menghapus kenangan, kalau menghapus record memang idenya masuk karena tentunya ada beberapa hal yang mungkin mau dihapus agak tidak terlihat oleh orang lain baik untuk tujuan baik atau buruk sekalipun tapi kalau kenangan, hmmm agak aneh sih.

Lalu tidak ditunjukkan juga dengan jelas sedikit saja cerita tentang Anon, bagaimana dan kenapa dia akhirnya menjadi unknown dan tidak mau dikenal. Harusnya ditambah sedikit saja mungkin kisah buruk atau lainnya agak terlihat masuk akal.

Satu hal lagi, kalau unknown itu adalah anomali kenapa ada banyak yang hisa melakukan nya. Hal itu menandakan masih ada celah teknologi yang bisa dimasuki oleh para hacker dan membuat orang menjadi tidak aman karena segalanya bisa dilihat oleh orang lain.

Sisanya sih masih cukup oke untuk dinikmati. Happy watching :)
Read More..
Posted by Fronita Labels:

Ginger semangat buat ngajak nonton film ini, g sih ikutan aja. Agak aneh sebenernya dia semangat nonton film Indonesia tapi ya sudahlah. Pendapat g soal film ini sih agak aneh ya. Entah apa yang mau disampaikan oleh si penulis cerita dan si sutradara. Kalau perihal pemilihan tokohnya sih udh pas bgd. Fauzi Baadilah bisa memerankan dengan baik sebagai tokoh sentral dalam film ini. Untuk tokoh Adin sebagai temannya, menambah menarik adegan tiap adegan.

Singkatnya ini bercerita tentang kejadian 2 Desember 2016 lalu di kota Jakarta dimana banyak sekali umat islam yang berkumpul di sekitar monas dalam rangka membela agama atas kasus yang terjadi saat itu tentang penistaan agama oleh gubernur DKI Jakarta. Yang aneh dalam film ini adalah perihal hubungan antara acara itu dengan Fauzi Baadilah.


Diceritakan dia bernama Ahmad dan dia bekerja sebagai wartawan. Dia mengalami kekecewaan terhadap ayahnya atas sikap ayahnya ketika dia kecil. Memang dia melakukan 2 kesalahan besar yaitu bermain petasan di mesjid yang menyebabkan mesjid terbakar dan menyetir mobil tanpa diketahui ayahnya sehingga menyebabkan kecelakaan dan 2 adiknya meninggal. Lalu ayah nya meletakkan dia di pesantren tanpa sekali pun menjenguk dia. Dia menganggap itu hukuman dan pembuangan, makanya dia berkata pada semua org bahwa ayahnya sudah ga ada.

Lalu semua dihubungkan dengan bagaimana pendapat dia saat itu bahwa agama dijadikan senjata oleh para politikus untuk tujuan mereka dalam menggulingkan pemerintahan saat itu, terutama pemerintah daerah Jakarta. Dibuat juga kalau Ahmad tidak suka sholat lagi. Yang ini agak memaksa sih karena ga ada hubungannya.

Inti cerita adalah tentang perbaikan hubungan ayah dan anak karena kejadian di masa lalu. Jadi dilatarbelakangi dengan cerita apapun harusnya masih masuk. Kalau memang mau pakai cerita tentang 212 dan menunjukkan vahwa islam agama damai maka bukan untuk cerita simple macam hubungan ayah dan anak, bisa lebih luar biasa mungkin tentang anaknya yg jadi bomber lalu akhirnya sadar bahwa itu bukanlah yang diajarkan sesungguhnya dalam agama islam. Itu pendapat saja. Secara keseluruhan pesan tentang bagaimana wajah agama Islam sesungguhnya sudah tersampaikan dalam film ini dan hubungan ayah dan anak sudah diperbaiki.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates