Saturday, May 25, 2019 at 3:20 PM |
Sejak selesai nonton John Wick 2 pastinya film ini sudah sangat dinantikan baik sama g atau sama yang lain yang udah nonton hahaha. Kalau kalian lihat review g di John Wick 2 kalian akan tahu kalau g bilang John Wick 2 itu cuma trailer untuk John Wick 3, trailer yang kepanjangan. Sama kya Alita Battle Angel. Nah akhirnya kita sampai pada filmnya. Awalnya sih oke, sebenernya g penasaran sama ceritanya. Cuma setelah setengah jalan ceritanya, ginger mulai bosen, dia bilang kebanyakan action-nya jadi kya ngelihat darah banyak dimana-mana trus berantem dimana-mana. G bilang udah sama kya nonton The Night Comes For Us ya? Dia bilang yaaa 11-12 lah. Cuma kalau pendapat g sih John Wick masih lebih bisa ditoleransi, kalau kalian nonton The Night Comes For Us tuh ya ampun beneran brutal bgd deh.

Jadi ceritanya masih tentang seorang John Wick yang di nomor 2 sudah memakan buah simalakama dimana dia harus melakukan yang emang harus dia lakukan sesuai dengan aturan, asli g seneng bgd kata-kata ini loh, Remember John, Rules is Rules. We can't run from that. Jadi dia terpaksa mematuhi aturannya namun akibatnya justru nyawanya terancam apalagi dia sudah melanggar aturan di Continental yang membuat dia menjadi Excomunicado yang artinya tidak punya tempat perlindungan dan tidak akan mendapat bantuan dari siapapun.


Memang aksinya oke, dia jago tapi ya kembali sih too good to be true. Klo kata Ginger udah kya film Ramboo zaman dulu. Jagoannya satu dan musuhnya banyak bener tapi tetep bisa menang. Yang keren untuk plotnya adalah di bagian adanya The Adjudicator (Asia Cate Dillon) yang memabuat bukan hanya John (Keanu Reeves) yang terancam tapi juga Bowery King (Laurence Fishburne), Winston (Ian McShance) bahkan orang baru yang juga membantu hanya karena ada hutang yaitu The Director (Anjelica Huston). The Adjudicator udah kya orang audit aja deh yang memeriksa semua orang dari segala sisi dalam membantu John Wick.

Aksi yang juga tidak kalah memukau adalah Sofia (Halle Berry) yang lagi-lagi juga terkena Marker Rules sehingga terpaksa membantu John Wick. Aksi dengan anjingnya sangat keren loh. Masih oke dia main fim action. Terakhir g nonton dia main film The Call dan sampe kmrn mukanya masih begitu-begitu aja. Yang mungkin agak rancu adalah perihal alasan dari John untuk tidak menyerah, walaupun mungkin ini hanya trik agar dia bisa tetap hidup dan menyelamatkan yang lain karena pilihan hidupnya ya tetep aja bak buah simalakama.

Hal yang ngga kalah oke, terutama untuk kita semua orang Indonesia adalah aksinya Yayan dan Cecep. Bukan hanya aksi berantemnya aja tapi juga dialog mereka yang menggunakan bahasa indonesia. Asli keren. Bangga merasa diakui dan bisa menggunakan bahasa sendiri di kancah internasional.

Film ini ngga berakhir begitu saja. Kalau kata ginger sih film kya bgini paling gampang dibuat sekuelnya, ya emang bener sih tapi kalau pendapat pribadi g sih agak salut sama yang nulis cerita, emang jadi sekuel tapi bukan cerita yang mengulang seperti Jason Bourne yang case nya di tiap film sama aja dan sama sekali ngga ada clue menuju apa yang dia cari. Emang sih kyanya John Wick juga hanya akan berputar di sekitar marker aja cuma bisa jadi untuk film yang keempat adalah saatnya dia bersama yang lain membalas High Table. Kita tunggu aja deh.
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates