Saturday, May 11, 2019 at 9:05 PM |

Kyanya DC udah belajar banyak sejak Batman VS Superman sehingga bisa membuat film yang cukup oke. Setelah Wonder Woman kyanya Shazam adalah film berikutnya yang cukup sukses buat DC. Dari segala sisi udah cukup baik, ceritanya, lucunya, plotnya, bahkan sudah cukup banyak emosi bermain dalam film ini.
Shazam bercerita tentang penyihir bernama Shazam yang seriusan bentuknya lucu bgd. Ga berwibawa menurut g malah lebih kepada lucu. Dia punya tongkat yang akan menjadi media untuk mewarisi kekuatannya. Oia dia tuh berjanggut panjang, kya Dumbeldore di Harry Potter tapi dia berkulit hitam, bisa bayangin?Lucu sih. Reaksi g akan sama dengan Billy Batson waktu denger namanya pertama kali.

Oia karena film ini, g baru tahu kalau ada 7 dosa besar yang biasa dibilang seventh sins yaitu kesombongan, ketamakan, iri hati, kemarahan, hawa nafsu, kerakusan, dan kemalasan. Ginger ketawain g karena ngga pernah tahu ini, tapi seriusan g emang ngga pernah tahu sampe kmrn pas nonton film ini. hmmmm


Nah musuhnya Shazam itu ya si Seventh Sins ini, yang masuk dalam bentuk manusia yang bernama Dokter Sivana. Dia sebenernya pernah ditawarin jadi Shazam sebelumnya tapi dia ngga bisa mengatasi test yang diberikan jadi dia ngga lolos namun dia terus menyimpan hal itu sampai melakukan penelitian dan akhirnya berhasil menemukan kode yang bisa membawa dia kembali ke goa tempat penyihir Shazam berada.

Pesan moralnya adalah kadang kita berusaha mencari sesuatu yang menurut kita paling berarti dalam hidup namun ternyata hal tersebut tidak pernah menginginkan kita. Sebaliknya kadang kita mencoba membuang sesuatu yang menurut kita akan membebani dan berpikir bahwa kita akan lebih baik tanpanya namun justru yang terjadi adalah sebaliknya. Inilah pelajaran yang bisa diambil dari Billy dan Ibunya. Sungguh malang saat Billy akhirnya berhasil menemukan ibunya namun ternyata dia sudah tidak diinginkan. Dia bukan hilang namun dia sengaja ditinggalkan. Kisah lainnya adalah perihal Dokter Sivana yang sejak kecil sudah merasa tidak dianggap oleh Ayah dan kakaknya, sehingga dia butuh pembuktian bahwa dia bisa termasuk penolakan dari penyihir Shazam yang juga membuat dia makin ingin membuktikan bahwa dia bisa bukan tidak layak. Hal ini yang membuat dia semakin menggila untuk bisa berkuasa.

Cara penyelesaian yang diambil oleh Billy Batson sangatlah unik dan tidak disangka sebelumnya. Walau agak aneh sih membuat semua orang menjadi dewasa secara fisik dengan cara berpikir masih seperti anak-anak. Cukup menyenangkanlah yak.

Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates