Sunday, November 22, 2020 at 1:35 PM |


Awalnya agak memalas nonton ini sebenarnya karena 1 episode aja bisa sampe 1,5 jam (minimal) tapi nyatanya malah jadi ketagihan (haha), ulah ginger emang begini. Dari The Flash, trus Lucifer, Warrior Nun dan lainnya, ada beberapa lagi siih Cuma yang baru diselesaikan sih yang 3 disebut di atas itu dna udah ada di blog ini juga sih.

Komentar pertama adalah bahwa yang memerankan setiap orangnya sangatlah cocok. Punya pembandingnya sih yaitu film Enola Holmes. Kalau menurut ginger sih karena kalau di Enola Holmes itu yang dititikberatkan adalah si Enola maka yang lainnya ngga terlalu diutamakan walau udah menggunakan si Superman Henry Cavil sebagai Sherlock tapi tetep aja ngga oke siih hehe, Benedict is the best kecuali kalau kata ginger adalah disini diceritakan bahwa Sherlock udah berhenti merokok dan tidak suka pakai topinya yang khas. Sisanya sangatlah sesuai dengan apa yang digambarkan oleh Sir Arthur Conan Doyle.

Di Season 1 Cuma ada 3 episode. Ini adalah kisah awal saat Sherlock ketemu sama John Watson. Kalau nonton ini berasa gimana gitu dengan Sherlock, hanya dengan melihat aja dia bisa tahu latar belakang orang walau memang ngga semuanya benar tapi 90% sudah sangat benar, keren kan. Nah kenapa 1 episodenya Panjang ya mungkin karena emang mau diceritakan detail, yakin deh kalian ngga akan bosen walau Panjang bener (2x episode Lucifer yang biasa haha) tapi worth it qo.

Episode 1 mengisahkan tentang orang yang dibayar untuk bisa mempengaruhi orang lain untuk bunuh diri jadi jejaknya sangat sulit ditemukan karena dia memang tidak melakukannya dengan tangannya sendiri bahkan di saat Sherlock akhirnya menemukan siapa orangnya, hampir saja dia pun terkena tipuannya. Nah inilah pertama kalinya Sherlock mendengar nama dari orang yang akan menjadi musuh bebuyutannya, Moriarty.

Episode 2 kembali menyebutkan nama Moriarty di akhir episode, benar-benar dia speerti menguasai banyak hal yang ada dan bisa bergerak melalui banyak orang. Kalau istilahnya Sherlock, dia adalah laba-laba yang punay banyak sekalia jarring dan jarring itu adalah orang-orang yang entah bagaimana bisa bergerak dan melakukan apapun atas keinginan Moriarty dan semua yang dia lakukan ternyata adalah untuk menarik perhatian Sherlock.

Di episode 3 inilah akhirnya dia menampakkan diri pada Sherlock dan John walau dengan cara yang sangat luar biasa. Menurut g sih dia terlalu muda yaaa, harusnya sekiranya tuh seumuran Sherlock gitu tapi dari sisi tampang, cara bicara dan lainnya semuanya sangatlah cocok. Kalau dilihat secara sekilas dari cara bicara dan tampangnya, dia adalah orang yang sangat bisa dengan mudahnya dipercaya dan bisa dengan mudahnya menipu dengan kemampuannya bicara. Yang luar biasa adalah kepintarannya dan bagaimana cara dia memainkan cara berpikir orang lain. Kalau Sherlock adalah orang yang mampu menyelesaikan masalah dengan berpikir, Moriarty adalah orang yang mampu menimbulkan kejahatan dengan cara berpikirnya. Di episode 3 ini benar-benar menguras cara berpikir Sherlock, banyak yang meninggal juga karena Sherlock terlambat dan sedikit salah.

Episode yang terakhir menjadi kunci untuk season berikutnya. Yuk nonton gimana sesame psikopat saling bertarung, kalau Sherlock gam au dipanggil psikopat tapi maunya Sosiopat haha.
Posted by Fronita Labels:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates