Banyak yang bilang filmnya ga oke, ga sesuai ekspektasi dll. Buat gue sebagai penggemar Spiderman dan tahu hampir semua cerita Marvel (karena entah mulai kapan itu semua filmnya jadi saling berhubungan makanya harus tahu semua filmnya biar bisa ngeh, klo kata ginger biar bisa hafal nama-namanya deh minimal haha).

Kalau masalah menimkmati film, saya sangat yakin kalian akan bisa menikmatinya karena ya tahu sendiri gimana penyajian film-film marvel yang pastinya oke punya. Kalau secara cerita hmmm nah ini sebenernya lebih kepada teaser untuk Doctor Strange dan kisah tentang yang Namanya Multiverse. Kalau udah pernah nonton Spider-Man: Into the Spider-Verse atau mungkin The Flash sehingga akrab sama yang Namanya another earth and another version of ME atau doppelganger maka udah ngeh soal ini. Jadi akar masalah yang ditimbulkan sebenarnya masalah anak bocah yang ngga bisa masuk ke universitas impian plus rasa bersalah karena teman-temannya ikut ga masuk gegara kenal sama dia tapi yak arena ngga bisa berpikir Panjang, langsung aja deh minta bantuan super luar biasa yang justru bikin masalah lebih banyak lagi. Kalau yang pernah nonton Harry Potter, gue sih berasa ini kya Harry yang terus menerus minta bantuan sama teman-temannya hanya untuk ngbrol sama Sirius perihal yang ngga serius. Ngga mikir Panjang akibatnya apa dari meminta teman-temannya untuk bisa mengalihkan perhatian selama dia memakai ruangan umbrigde untuk bisa ngobrol sama Sirius. Kesel sih kya halooo worth it ga siih.

Mungkin yang paling bagus adalah bagaiman kita bisa bertemu dengan semua spiderman dalam semua film spiderman yang pernah ada kecuali Miles dari film Spider-Man: Into the Spider-Verse dan akan semakin terlihat bagaimana genre tipe spiderman yang ada mulai dari segi umur, kedewasaan terus juga bagaimana si sutradara membawakan karakter Peter Parker dalam tiap masing-masing Spiderman. Hal ini yang membuat jadinya muncul banyak voting perihal who is the best spiderman? Buat gue, jawabannya ANDREW haha.

Kalau kita biasa sama kalimat yang terkenal dari Spiderman yaitu with great power comes great responsibility, dalam film ini muncul kalimat baru dari Michelle MJ Zendaya Jones (haha) yang akan menjadi terkenal dan bisa jadi terus dipakai dalam beberapa waktu ke depan termasuk sama gue hehe. Seru banged ngeliat saat mereka (all Peter) kerja bareng di lab, ini semua kan emang anak-anak pinter yaa jadinya kyaa rasanya uuuhhhh banged deh, udah ganteng, bisa berantem, pinter pulak haha. Cuma MJ nya Tobey kan yang digambarkan ngga smart tapi tetep cantik, kalau Gwen dan MJ nya Tom Holland kan oke punya otaknya hehe. Gwen sih yang perfect bgd, udah cantik trus pinter hehe.

Akhir film ini kalau menurut gue sih jadinya niru apa yang udah dilakukan Peter Tobey di Spiderman 2 dimana akhirnya dia merelakan keinginan pribadinya demi menyelamatkan lebih banyak orang. Inget banged kalimat ini Even though sometimes we have to be steady and give up the thing we want most, even our dreams. Ini sih yang akhirnya dilakukan oleh Peter Tom, dia rela semuanya ngga inget sama dia lagi bahkan MJ demi dunianya ngga berantakan dan semua kembali normal. Disini akhirnya terbukti sang bocah bisa menjadi dewasa setelah mengalami banyak hal termasuk yang paling pahit perihal kehilangan bibinya. Kata ginger gegara ini ngga ada di komik jadi sutradara bebas dah mau gimana, kan ngga ada di komik manapun yang bibinya mati, yang ada pamannya doangan. Tapi kalau jadinya nyampur gini yaa pinter aja sih yang nulis cerita, bisa dibuat pas gtu hehe.

Acting paling manteb ya tentu aja Andrew bahkan ada yang dia improve yang bikin semua orang jadi bengong, si kebiasaan improve yang kadang bikin orang ga suka dan jadi suka salah kira tapi yaaaa tetep ngga banyak yang nyadar bahkan gue sendiri haha. Nah sebenernya kyanya harusnya mesti nonton Venom: Let There Be Carnage dlu untuk paham cerita di akhir film yang pertama, kalau yang kedua udah ngeh lah arahnya ke film apa. Termasuk sebenernya film-film sebelum Spiderman kya Shang Chi dan Eternals.
Read More..
Posted by Fronita Labels: , ,


Sebelum masuk ke sinopsisnya atau pendapat gue mengenai film ini kyanya mau cerita soal cerita lain dibalik nonton film ini (haha). Jadi Spider-man No Way Home itu tayang 17 Des 2021 di Indonesia. Mau nonton? Mau banged pastinya. Tapi mengingat pandemi sejak awal 2020 dan udah hampir mau 2 tahun ngga nonton ke bioskop sama sekali, tentunya akan ada satu dan lain hal perihal ini ditambah adanya sedikit banyak perubahan kondisi saat ini makanya ada banyak banged pertimbangan perihal mau nonton aja. Ngga sesimple itulah intinya. Jadi gue bener-bener ngga sama sekali berharap bisa nonton, bahkan dengan putus asanya bilang kalau gue gpp qo kalau harus nunggu muncul di hotstar kya film marvel lainnya yang skrng udah muncul. Sedih banged yaa kedengerannya haha.

Nah sayangnya apa yang dipikirkan tidak tersampaikan dengan baik, baik dengan Bahasa via text ataupun via bicara langsung, asli sedih banged sih rasanya Cuma karena perkara nonton film yang mana dulu tuh udah kya makan kacang kali, hampir bisa seminggu 2 kali bahkan lebih kalau emang lagi ada banyak film bagus atau lagi ngga ada acara lain untuk agenda khusus (nah bingung kan, gua aja bingung nulisnya haha). Tapi ini sampai ada berantem (2 babak bahkan) udah berantem pas H-1, pas hari H masih berantem juga, bener-bener penuh perjuangan sih. Udah mikir ini kalau filmnya ngga oke, bener-bener sia-sia dah perjuangan gue. Soalnya kebanyakan (yang gue baca) ngga ngasih nilai diatas 7 walau IMDB dan RT ngasih nilai hampir sempurna.

Satu hal yang dipelajari adalah bahwa hey ungkapkan aja yang lo mau apa dan jangan suruh orang nebak atau jadi cenayang. Sebaliknya gue mau bilang hey gue tuh lagi sangat hati-hati banged karena kondisi yang udah beda. Tapi mungkin entah karena tekanan dari masing-masing pihak atau emang lagi ngga oke dalam bicara atau emang sebenernya emang begini dan udah lama ngga begini (haha) dan akhirnya bang! Meledak deh semuanya. Seru banged dah pokoknya Cuma kurang 1 aja, tempatnya bukan ditempat-tempat yang dulu, dulu tuh ada 1 tempat jadi kalau mau ada peristiwa luar biasa pasti kesana dlu (haha) sampai pada belakangan ngga jadi tuh niatnya, soalnya kan pas dijalan udah diem-dieman trus sampe lokasi udah jadi ngga niat lagi dan jadi melakukan yang lain (haha)

Tapi kan sebenernya bukan butuh menang dalam pertengkarannya tapi gimana walau kalah argument tapi bisa sama-sama damai dan bisa selesai dengan baik. Dan akhirnya bisa selesai dengan baik bahkan terlalu baik. Bisa dibilang paket lengkap kemarin tuh karena dapat semuanya. Literary semuanya. Dapet tujuannya untuk nonton, dapet agenda tersembunyi buat foto, dapet sempet mampir dulu walau sebentar ke somewhere only we know (haha) dan luckily ngga macet sama sekali seperti 2 pertemuan sebelumnya yang butuh perjuangan banged. Jadi ini cerita dibalik cerita Spider-man NWH, nah untuk ceritanya ya di posting yang lain aja, ini udah kepanjangan haha
Read More..


Ada hal lucu soal ini, gue udah coba buat complain (yang ternyata yang lain Cuma ngekor aja buat ngeluh tapi ngga berani bertindak) masalah cuti yang ngga diperbolehkan di akhir tahun 2021 karena adanya aturan Menteri yaaang ternyata pada akhirnya kembali berubah aturannya dan jadi boleh bahkan harus diambil cutinya terutama yang 2020 karena kalau ngga akan hangus. Gue udah coba buat status on leave di WA supaya orang-orang tahu emang lagi on leave alias cuti tapi pada kenyataannya ngga juga tuh (haha) yang kalau kata Sebagian besar orang yg kasih komen di status gue blg emang lo ga bakalan bisa beneran yang Namanya on leave. Yang paling menyedihkan justru adalah orang yang harusnya paling paham soal hal ini. Justru dia yang paling mengganggu (haha) bahkan untuk hal yang menurut gue sama sekali ngga penting, ngga ada urgensinya sama sekali dan gue bukanlah orang yang tepat untuk itu.

Tapi melihat itu justru gue jadi semakin paham sih sama kondisi apa yang gue hadapi saat ini sebenernya. Kondisi dimana gue seharusnya udah tahu sejak lama Cuma mungkin ngga terlalu membuka mata lebar-lebar tentang apa yang terjadi sesungguhnya. Daaaaan pengumuman atau kondisi belakangan semakin membuka mata soal kondisi yang lagi dihadapi, perihal orang seperti apa dan bagaimana sifat aslinya. Ini luar biasa banged siih, bahkan kali ini kyanya gue akan beneran klik the enter button buat menyelesaikannya. Tapi ya emang masih nunggu waktu yang tepat juga terutama untuk kembali mengisi pundi-pundi yang terkuras karena project akhir tahun yang an unexpectable (haha)

Ada beberapa hal yang sebenernya masih bisa gue coba buat toleransi tapi nyatanya kyanya emang gue harus belajar benar-benar bisa tegas dan menjadi diri sendiri, kalau emang ngga bisa ya emang kyanya gue harus menyerah dan pergi. Kyanya ini yang terjadi pada orang-orang lurus yang mungkin akhirnya jadi angkat kaki karena udah jengah sama semua penguasa yang emang ngga bisa diajak jalan bareng dan justru menyuruh belok ke jalannya yang sama sekali berliku-liku. Bukan, bukan kami menyerah sebenarnya tapi mungkin akan jauh lebih baik buat pergi dan mencari tempat lain. Ditambah dengan pendapat bahwa semua orang punya prioritas sehingga harus mengutamakan yang emang prioritas dalam kehidupan Pribadi walau katanya kepentingan bersama lebih tinggi dari kepentingan Pribadi tap ikan yang bersama ga bikin yang Pribadi Bahagia (haha)

2021 memberikan sangat banyak pelajaran berharga sih dalam hidup dan lainnya. Membuat mata semakin terbuka dan membuat diri semakin sadar akan mana yang lebih harus diutamakan dan difokuskan dalam hidup. Tidak bisa menyenangkan semua orang itu gpp, karena emang kita ga bisa menjadi yang selalu menyenangkan untuk semua orang.
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,
Wednesday, December 22, 2021 at 11:21 PM |


Kalau S01 bikin wow banged pas nonton karena bangga sama Gordon, episode pertama dari S02 justru bikin bete dan males buat nonton kelanjutannya karena pada saat terdesak, seorang James Gordon pun akhirnya melakukan kesalahan bahkan kejahatan yang luar biasa. Entah maksudnya apa dan gimana sehingga dia harus melakukan itu di awal episode.

Banyak yang lucu dalam S02 terutama Bruce dan Selina yang bener-bener bikin gemes. Dari awal ngga percaya sampe jadi percaya sampe jadi bete. Kalau gue jadi Selina, gue juga ngga bakal sih nungguin Bruce yang nyatanya ngga punya pendirian dan belum bisa menentukan mana yang bener buat dirinya sendiri, cenderung ceroboh dan justru bikin susah orang. Sok tahu dan sok bisa tapi nyatanya selalu butuh ditolong. Tapi Selina bener-bener menunjukkan dia sangat suka dan peduli dengan Bruce karena dia selalu ada dan selalu mau jadi penolong.

Alfred berkali-kali luka dalam S02 ini, ya pastinya untuk nolongin Bruce, tapi terlalu sering dan cukup banyak adegan lucu dari dia. Gordon yang jadi tokoh utama justru amat sangat mengecewakan dalam banyak hal terutama soal Lee, entah kenapa dia justru dengan mudahnya menyerah padahal Lee ngga pernah menyerah walau sering dikecewakan baik dibohongi maupun dicuekkin, bete bgd siih kya dia lebih peduli duni dibanding orang yang selalu ada dan mendukung dia. Wajarlah dan baguslah kalau Lee move on dan udah kya wajar juga Gordon ga dapetin Lee karena sikapnya sendiri.

Hal yang paling berkesan adalah soal penguin, gimana dia sudah sangat berusaha menjadi orang baik tapi dia kyanya ngga layak atau ngga ditakdirkan demikian sehingga kondisi dan situasi membuat dia kembali berubah menjadi jahat, walau kalau di S02 ini kejahatan yang dilakukan wajar bgd karena orang tersebut lebih dulu melakukan yang jahat sama dia. Hal-hal yang bisa banged bikin orang jadi berubah karena ngga bisa menahan diri atau karena terlalu disakiti.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Yeaaaay ada natalaan, virtual sih tapi ngga mengurangi sukacitanya yaaa.
senang bisa ada natal dan bisa dirayakan bersama
Semoga bumi cepat sehat dan tahun depan bisa onsite semua. Amin



Read More..
Posted by Fronita Labels:

Ginger yang mengusulkan untuk nonton ini karena katanya ceritanya bagus. Ini ga hoax sih karena emang bener ini bagus. Jujur, gue lebih suka Marvel dibanding DC, entah kenapa. Bukan hanya karena gue suka Spiderman tapi emang film-filmnya DC kya apa siih ga oke bgd gtu. Terakhir tuh yang Btaman vs Superman bener-bener kya aneh banged, ngga paham ceritanya maunya apa. Paling oke dari semua DC yang ada adalah Wonder Woman, ini banyak kritikus juga mengakuinya.

Gotham ini ceritanya tentang Jim Gordon, detective yang suka nyalahin lampu batman buat minta tolong ke batman kalau di filmnya. Sebenernya klo kata ginger, bener-bener tantangan yang luar biasa buat seorang penulis cerita ulang untuk bisa menyajikan sesuatu yang semua orang udah tahu dan menjadi bagus dan diterima. Gotham salah satunya yang mencoba menyajikan itu dan kalau menurut gue sih cukup berhasil.

Banyak banged yang akan membuka mata tentang banyak tokoh dalam film batman, jjur lagi gue sih ga hafal banyak, Cuma tahu joker, cat woman, poison ivy, udah kali yang lainnya ngga tahu sama sekali haha. Tapi disini disajikan banyak banged dan diperlihatkan sisi manusiawinya klo kata ginger bukan Cuma hitam putih aja.

Season 1 ini sangat memukau sih buat gue. Pesan moralnya adalah bagaimana menjadi seorang polisi yang lurus, bersih dna mencoba untuk ngga ngikutin orang lain walau taruhannya nyawa sendiri tapi beneran gemes liatnya siih. Udah berasa kya diri sendiri menghadapi politik kantor uppssss hahaha. Jujur, gue sangat mengagumi Jim dalam season 1 ini. Dia dan segala yang dia coba untuk kerjakan, dari anak baru yang sok bisa sampe akhirnya dipercaya dan jadi panutan bahkan bagi seniornya Harvey. Kalian harus coba buat nonton sih biar punya pandangan lain soal DC haha.

Bagian Bruce dan Selina bener-bener gemes sih kya sebenernya suka tapi saling gengsi banged. Selina oke bgd sih, cantik, lucu dan keren. Keliatan kuat banged walau dia bisa nangis tapi beneran bisa berjuang buat jaga dirinya sendiri. Lee beneran oke dengan semua gaya bicaranya yang bener-bener dewasa bukan kya Barbara yang kya bocah walau cocok dengan karakter yang ditampilkan, anak orang kaya yang punya segalanya. Fish, Penguin, Don Falcone dan Don Maroni, ini sih contoh-contoh makhluk serakah semua yaaa. Walau penguin dalam film ini bener-bener keren pemerannya dan beneran bisa memerankan dengan sangat baik dan hidup.
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Wednesday, December 15, 2021 at 10:27 PM | 0 comments
Aq jadi ngga tahu apa yang sebenernya terjadi. Semuanya jadi berasa sangat tidak menyenangkan, apa emang aq yang sedang tidak menyenangkan atau emang kondisinya sedang tidak menyenangkan semuanya. Entahlah. Rasa yang pasti adalah sedih. Bingung juga masuk diantaranya karena jadi eh ini gue ada dimana yaa, mau kemana sih dan eh kenapa sih mereka pada begitu, perasaan gue ga bikin salah apa-apa, Cuma sekedar becanda, Cuma sekedar nanya aja, tapi semuanya jadi salah. Dan luar biasanya ini udah kya berlaku pada semua topik, mau soal yang emang sensitif, mau yang sekedar topik umum doang, hasilnya sama aja. *sigh*

Soal tempat nomor satu, hmmm ini satu hal sebenernya udah mau beres *Thanks God* walau masih ada sedikit kekurangan, udah alokasi juga sih jadi harusnya masih bisa aman. Semoga beneran aman dan berjalan dengan baik yaa *amin*

Soal kehidupan sisi lain, kyanya emang lagi sama-sama cape jadinya mudah banged buat tersinggung dan sense of humor-nya berkurang amat sangat jauh sehingga jadi terus menerus seperti dikejar aja kalau lagi Panjang topiknya, padahal ngga ada sama sekali yang dikejar, Cuma berasa biasa aja tapi qo tanggepannya jadi luar biasa banged yaa. Jadi bingung mau bahas apa atau ngomong apa. Padahal berharap bisa have fun di bagian ini karena yaaa ini adalah tempat buat isirahat dari semua penatnya tuntutan hidup.

Soal kehidupan yang harus dipenuhi, ini beneran back to square one. No more fun. Bahkan jadi sangat membingungkan. Ditambah pendapat terakhir dari orang yang paling dipercaya, sangat membuat hati terpukul. Heyyy jadi apa yang lo cari sebenernya? Seriusan kya bgtu doang trus pasca didapat, hidup selanjutnya gimana? Trus iya kalau dapat, kalau ngga? Kan ini hak prerogatifnya Sang Pemilik Kehidupan. Asli kepala sakit banged mikirin beginian ☹ and no one will really understand (I think)

Hey God, I am just a dot in this world, have You forgot about me? I am counting days, counting age, what am I supposed to do? To answer all the question?

Read More..
Tahun 2021 ini sebenernya ada 2 contoh issue yang sama yang membuat kondisi yang sama dengan saat ini. Jujur kalau yang pertama agak hmm kaget dan yaa gimana yaaa susah diterima dan cukup menjadi masalah walau ngga diungkapkan tapi kondisi yang berikutnya udah ngga lagi walau sebenernya hasilnya jadi lebih parah sih haha. Kondisi yang sekarang sebenernya ngga parah Cuma menjadi sesuatu yang aneh karena diminta mengiyakan sesuatu yang menyalahi hati Nurani kali yaaa bahwa heeyyy kalau gue yang disana ya ngga akanlah gue melakukan hal itu. Tapi saat ini justru dipaksa untuk memilih yang sebaliknya dan tidak boleh memakai perasaan karena yaa udah siih tinggal jalanin doang tuh bukan lo yang ngerasain akibatnya, semacam itulah. Oke, ini bisa diterima dan berusaha diterima walau tetep akan dilakukan double cek agar lebih tenang.

Kalau dipikir-pikir bukan Cuma kerjaan yang lagi mengarah ke agile tapi hidup juga ini sih haha. Soalnya perubahan begitu cepat terjadi dan harus bisa diterima dengan lapang dada dan dipahami dengan cepat. Ribut? Sering banged jadinya, mungkin lebih ke selisih pendapat pastinya ditambah belum semua paham kan dengan konsepnya jadi yang harusnya aktif melapor menjadi harus ditanya baru lapor.

Entah sebenernya gue yang belum bisa beradaptasi atau emang gue yang ngga bisa mengubah semuanya menjadi berbagi hidup karena selama ini walau sulit yaa yang dijalani Cuma 1 jenis dan dicoba buat diselesaikan walau susah atau walau sedih atau walau lainnya kalau sekarang jadi dianggap apa sih lo, itu kan Cuma gitu doang, apa sih lo ya ga butuh kali buat nanya dlu, apa sih lo kenapa jadi ngga bilang-bilang dlu, hmm jadi berada di antara kebingungan. Dulu banges justru lebih berani buat ya udahlah jalani dulu, kalau salah paling diomelin trus minta maaf trus catet oohh yang ini gab oleh. Tapi kan masa iya ngikut ke style zaman dlu, kan harusnya bisa lebih baik dan lebih baik lagi yaa. Semakin coba dibicarakan, semakin sulit mengambil keputusan.

Paling benci kalau ketemunya sama yang Namanya waktu, ini yang ga bisa sedikit aja berhenti dan melambat karena ada yang ga bisa diajak sprint. Tapi ga bisa juga kalau ditinggal karena akan bikin udah jauh-jauh kari terus harus balik lagi. Asli Pusing.

Style baru saat ini: Pergi, Huruf besar, gab oleh dikejar! Harus bisa dipahami. Helo I am not superman, I am just me (hiks)
Read More..
Posted by Fronita Labels:
Sunday, December 5, 2021 at 9:44 PM | 0 comments
Setelah ada pernyataan dan keputusan, ada banyak yang direncanakan, kalau kata Rizky dari Satu Persen hal ini bisa dilakukan dengan metode SCRUM. Jadi ini bukan Cuma bisa digunakan di Project Management tapi juga bisa dalam hal masalah hidup yang menggema selama ini (ternyata ilmunya ga jauh dari apa yang dilakukan dalam hidup sehari-hari).

Oke, semua dimulai dilakukan dari nyari tempat, nyari subjek pastinya trus belajar juga. Ternyata semakin belajar semakin sadar bahwa banyak yang ternyata salah dan ngga bener, TELAT sih ya iyalah TELAT banged tapi kan ngga boleh menganggap itu sebagai apa yaa penyesalan? Mungkin bisa sih neyesel kenapa ga dari dulu gue tahu tentang kondisi gue sendiri dan menyadari gue ada dimana, sedang apa dan bagaimana hubungannya sama kelanjutan hidup tapi kan yaaa udah LEWAT, udah terlalu jauh malah LEWAT nya. So menyesal bukanlah sikap yang dibutuhkan tapi menyadari bahwa itu suatu PROSES yang emang harus dijalani mungkin terdengar jauh lebih bijaksana.

USAHA: done
PROSES: on progress
HASIL: udah kelihatan siih karena udah memutuskan dan merasa cukup yakin untuk maju satu langkah tapi makin dijalani makin timbul ada keraguan, mungkin emang begitu kali caranya yaa bukan untuk dianggap yaa qo gini, yaaa qo gitu tapi hmmm yaaa emang bgtu, yuk cari cara mengatasinya.
Ini udah bulan terakhir di 2021, semoga aq bisa menyelesaikannya dengan baik dan bisa ada sedikit kemajuan untuk masalah ini, masalah seumur hidup haha. Harusnya bukan dianggap masalah kali, dianggap proses yang masih berjalan dan belum ada hasil. Lagian klo kata Jose Aditya ini bukanlah akhir justru awal dan bukan ujung tapi Cuma salah satu cara untuk mendapatkan kebahagiaan “lainnya” jadi sekarang harus bahagia dulu.

Sebenernya udah ada banyak sih yang bisa dicapai bahkan kondisi udah ngga seburuk dulu, ya emang sih belum 100% karena emang ngga 100% Cuma berkurang beberapa dari beberapa yang ada. Tapi harusnya bisa disyukuri dan pelan-pelan dipenuhi 100% nya ataaau emang disisakan untuk bagian tertentu, yang ini jujur aja masih belum tahu sih kemana arahnya. Pengen buru-buru bisa dapet sebenernya Cuma hmmm apakah benar itu yang dibutuhkan atau itu hanya keinginan semata yang sesungguhnya akan jauh lebih ringan jika memang tidak pandemi (haha)
Read More..
Posted by Fronita Labels: ,
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates